Ruben Amorim saat di Manchester United. (REUTERS PIC)
INDOZONE.ID - Rencana Manchester United untuk bekerja sama dengan Amazon Prime Video dalam produksi dokumenter eksklusif, kandas di tangan sang manajer, Ruben Amorim.
Ia secara tegas menolak ide tersebut, karena dianggap mengganggu privasi tim dan tidak memberikan manfaat bagi performa tim di lapangan.
Dokumenter Arsenal dalam series All Or Nothing. (Credit/Amazon Prime Video)
Menurut laporan The Athletic, pihak Manchester United telah menjalin komunikasi dengan Amazon Prime Video selama beberapa bulan terakhir.
Amazon Prime Video bahkan disebut siap membayar lebih dari £10 juta, angka tertinggi yang pernah mereka tawarkan untuk serial All or Nothing.
Baca juga: Tak Masuk Rencana! Ruben Amorim Coret 4 Pemain Manchester United dari Tur Pra-Musim
Namun, ketika rencana ini disampaikan kepada Amorim, responsnya jelas dan tanpa kompromi: tidak.
Amorim menilai, kehadiran kamera dan kru dokumenter di lingkungan tim terutama locker room hanya akan menjadi pengganggu.
Dengan situasi skuad yang masih dalam masa perombakan dan tekanan setelah musim lalu yang buruk, ia merasa dokumenter semacam ini hanya akan memperburuk keadaan.
Dokumenter Manchester City dalam series All Or Nothing. (Credit/Amazon Prime Video)
Penolakan Ruben Amorim menjadi faktor utama di balik keputusan klub untuk membatalkan kerja sama dengan Amazon Prime Video.
Padahal, dokumenter ini berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan yang sangat dibutuhkan klub, terutama setelah gagal lolos ke kompetisi Eropa musim ini.
Baca juga: Alejandro Garnacho di Ambang Pintu Keluar Manchester United, Konflik dengan Ruben Amorim?
Serial dokumenter All or Nothing sendiri telah sukses diproduksi bersama beberapa klub besar seperti Manchester City, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Athletic