INDOZONE.ID - Dalam rangka mendukung kesehatan anak-anak Indonesia, Yayasan RMHC Indonesia secara resmi mengumumkan keikutsertaannya dalam World Marathon Majors 2025.
Partisipasi ini hadir melalui 22 pelari asal Indonesia yang akan berlari di World Marathon Majors 2025 di London, Sydney, Chicago, dan Valencia.
Keikutsertaan para pelari tersebut membawa misi kemanusiaan, untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terkait pentingnya rumah singgah bagi pasien anak dan keluarganya.
Baca juga: Gabung Arsenal, Martin Zubimendi Diragukan Bisa Tahan Tekanan di Premier League
Musisi Sheryl Sheinafia, menjadi bagian dari peserta World Marathon Majors 2025 Chicago.
"Saya berlari di Chicago Marathon bukan hanya untuk tantangan pribadi, tapi untuk tujuan yang jauh lebih besar membangun rumah singgah ke-4 Yayasan RMHC di Kemanggisan. Karena saya percaya, setiap anak yang sakit berhak ditemani keluarganya. Setiap langkah saya adalah doa dan harapan untuk mereka," katanya.
Anak-anak yang sedang sakit berat membutuhkan kehadiran orang tuanya, bukan sekadar sebagai pendamping, tetapi sebagai sumber kekuatan.
Tanpa rumah singgah yang layak, pemulihan menjadi jauh lebih berat bagi anak, maupun keluarganya.
Selain Sheryl Sheinafia, peserta lain yang ikut menjadi peserta World Marathon Majors 2025 Sydney bersama Yayasan RMHC Indonesia adalah Mohammad Daffa Wardana. Serupa, dia juga mengatakan keikutsertaannya di ajang ini memiliki misi lebih besar.
"Partisipasi saya di World Marathon Majors 2025 ini melambangkan bentuk kepedulian saya terhadap misi kemanusiaan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya rumah singgah bagi pasien anak, oleh karena itu saya hadir di World Marathon Majors 2025 untuk membantu mendukung pembangunan rumah singgah ke-4 Yayasan RMHC di Kemanggisan, untuk menciptakan ruang yang penuh harapan dan kasih sayang bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit."
World Marathon Majors 2025. (INDOZONE/Nadya Mayangsari) (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
Baca juga: Siap Running di Bali? OPPO Run 2025 Tawarkan Pengalaman Lebih dari Sekadar Lomba Lari
Ketua Yayasan RMHC Indonesia Caroline Djajadiningrat menjelaskan, setiap langkah yang diambil para pelari kami di World Marathon Majors adalah simbol dari langkah menuju masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.
Fakta medis menunjukkan bahwa selama tahun 2022–2023, lebih dari 9.000 anak dengan penyakit jantung bawaan dirawat di RS Jantung Harapan Kita, dengan 91% pasien berasal dari luar Pulau Jawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan