Mikel Arteta saat di Arsenal. (Action Images via Reuters/Peter Cziborra)
INDOZONE.ID - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengkritik kinerja lini belakang timnya yang dianggap terlalu polos saat kalah 2-3 dari Villarreal dalam laga uji coba pramusim.
Kekalahan ini membuat The Gunners menelan hasil buruk untuk kedua kalinya secara beruntun, dalam persiapan musim baru.
Arsenal sebenarnya mengawali pramusim dengan cukup meyakinkan, usai mengalahkan AC Milan dan Newcastle United.
Namun, kekalahan dari Tottenham Hotspur menjadi sinyal bahwa, tim belum sepenuhnya siap. Tren negatif itu berlanjut saat menjamu Villarreal di Emirates Stadium pada Rabu (6/8/2025).
Baca juga: Arsenal Takluk dari Villarreal 2-3 di Emirates Stadium, Kalah Juga Lewat Adu Penalti
Bermain di hadapan pendukung, The Gunners justru tampil rapuh di awal pertandingan. Gawang mereka sudah kebobolan dua gol hanya dalam 33 menit pertama, situasi yang membuat Arsenal semakin berat untuk mengejar ketertinggalan.
“Hasil hari ini sangat menyakitkan. Villarreal bermain sangat efisien, sementara kami terlalu naif, terutama saat bertahan di ruang terbuka," ujar Arteta.
"Dengan gaya bermain kami, hal itu seharusnya bisa kami kuasai sepenuhnya. Hari ini kami benar-benar buruk dalam hal tersebut, dan itu membuat kami kalah,” tambahnya.
Viktor Gyokeres saat bermain di Arsenal. (Action Images via Reuters/Peter Cziborra)
Di balik kekalahan ini, Arteta masih menemukan sisi positif, yakni penampilan Viktor Gyokeres.
Striker asal Swedia berusia 27 tahun itu, menjalani debut sebagai starter setelah resmi direkrut dari Sporting Lisbon bulan lalu dengan nilai transfer 63,5 juta euro.
“Penting baginya untuk memulai pertandingan dan mulai membangun koneksi dengan tim," kata Arteta.
Baca juga: Disambut Meriah! Suporter Arsenal Kompak Tiru Selebrasi Viktor Gyokeres Saat Perkenalan di Singapura
"Dia baru bersama kami sekitar seminggu, tapi saya sudah melihat banyak hal positif, terutama cara dia menyerang ruang-ruang tertentu,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters