Manchester United. (Reuters/Andrew Boyers)
INDOZONE.ID - CEO Manchester United, Omar Berrada, memberikan sambutan istimewa kepada seluruh pemain dan staf jelang bergulirnya Premier League musim 2025/2026.
Acara ini berlangsung di pusat latihan Carrington, hanya beberapa hari sebelum laga pembuka melawan Arsenal di Old Trafford pada Minggu (17/8/2025).
Dalam pertemuan tersebut, direktur Jason Wilcox, Marc Armstrong, dan manajer Ruben Amorim memaparkan rangkaian persiapan yang telah dilakukan sepanjang musim panas.
Baca juga: Borong 3 Penyerang Baru, Ruben Amorim Dituntut Bawa Manchester United untuk Segera Bangkit
Musim ini sangat penting bagi Manchester United. Untuk pertama kalinya, klub memulai kompetisi dengan pelatih kepala dan struktur sepakbola yang sepenuhnya dipilih manajemen baru, di bawah kendali Sir Jim Ratcliffe dan INEOS.
Berrada memperkenalkan tiga hal yang akan menjadi pegangan utama tim: Lambang, Keberanian, dan Semangat.
Menurutnya, nilai-nilai ini bukan hanya slogan, tetapi fondasi yang mencerminkan sejarah serta masa depan klub.
Baca juga: Harry Maguire Optimis Manchester United Akan Memulai Musim 2025/26 dengan Baik
Berrada mendorong para pemain untuk meneladani pemain legenda seperti Sir Matt Busby dan Jimmy Murphy, yang membangun kembali United pasca tragedi Munich
Serta legenda seperti Eric Cantona dan Roy Keane yang bermain dengan keberanian dan gairah luar biasa.
Ruben Amorim saat melatih Manchester United (X/@ManUtd)
Sejalan dengan gaya kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe yang tegas dan anti basa-basi, Amorim juga menegaskan pentingnya meneladani pemain-pemain yang mungkin bukan bintang, namun memiliki etos kerja dan dedikasi tinggi.
Pesannya jelas, sebuah tim hanya akan sukses jika memiliki kebersamaan dan keselarasan karakter.
Baca juga: Ruben Amorim Ingin Melatih Manchester United Selama 20 Tahun, Ikuti Jejak Sir Alex Ferguson?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Athletic