Oscar Piastri dan Lando Norris. (Sumber: XPB Images)
INDOZONE.ID - Formula 1 (F1) musim 2025 ini sepertinya akan menjadi musim terindah bagi McLaren. Tim bermarkas di Woking ini sedang on fire. Bukan hanya memimpin klasemen konstruktor, tetapi kedua pembalap mereka, Oscar Piastri dan Lando Norris, juga menempati peringkat satu dan dua klasemen pembalap. Sebuah mimpi yang akan menjadi kenyataan.
Namun, di dunia F1 yang dikenal superkompetitif, situasi seperti ini sering kali menjadi "gorengan" sempurna untuk drama internal. Dengan Piastri memimpin tipis sembilan poin di depan Norris, serta jarak 97 poin yang menganga lebar ke peringkat tiga Max Verstappen, pertarungan gelar juara dunia kini praktis hanya terjadi di antara dua garasi McLaren.
Pertanyaan besar pun muncul di kalangan fans dan media, apakah persahabatan mereka bakal retak? Apakah akan ada "perang dingin" di tim asuhan Zak Brown ini?
Baca juga: Lando Norris & Alex Palou: Dulu Rekan Setim, Sekarang Raja di Lintasan!
Di tengah rumor yang mulai memanas, Oscar Piastri tampil ke depan untuk mendinginkan suasana. Menurutnya, vibes di dalam tim masih sangat positif dan kolaborasi mereka justru menjadi kunci kesuksesan.
"Kami selalu bekerja sama dengan sangat baik sejak aku bergabung dengan tim," kata Piastri, dikutip dari Sky Sports.
"Kami masih bekerja dengan cara yang sama. Kami berdua suka berpikir bahwa sebagian dari kesuksesan ini adalah karena kami bekerja sama, dan menginginkan hal yang sangat mirip dari mobil," lanjutnya.
Lando Norris dan Oscar Piastri. (sumber: Forbes)
Piastri sadar bahwa gesekan internal bisa menghancurkan sebuah tim. "Kami telah melihat di masa lalu bahwa bukan hanya pembalap, tapi seluruh tim, bisa hancur karena friksi dan ketegangan internal," tambahnya. "Kami akur. Kami bekerja sama dengan sangat baik."
Pembalap asal Australia ini menegaskan bahwa tujuannya dan Norris adalah menjaga momentum ini untuk jangka panjang, bukan hanya untuk satu musim saja.
Kalau pembalapnya sudah chill, bagaimana dengan tim prinsipal? Tim prinsipal sekaligus CEO McLaren, Zak Brown, ternyata lebih santai lagi. Baginya, melihat kedua pembalapnya bertarung di puncak adalah sebuah tontonan yang seru, bukan sumber stres.
"Kami menikmatinya. Kami adalah pembalap, jadi melihat mereka bertarung habis-habisan itu menyenangkan bagi kami," ujar Brown. "Kami tidak merasakan adanya ketegangan yang meningkat. Kami tahu ada banyak hal yang dipertaruhkan, tetapi kami menikmatinya. Kami tidak terintimidasi atau khawatir."
Brown sangat percaya pada line-up pembalapnya, yang ia sebut sebagai yang terbaik di grid. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam tim untuk mengelola situasi ini.
Baca juga: Oscar Piastri Juara GP Arab Saudi, Rebut Pemuncak Klasemen dari Lando Norris
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sky Sport F1