Logo FIFA sedang dibersihkan. (REUTERS/Lee Smith(
INDOZONE.ID - Bursa transfer musim panas 2025 mencetak rekor baru.
Menurut laporan resmi FIFA yang dirilis pada Rabu (3/9/2025), klub-klub di seluruh dunia menghabiskan hampir £7,4 miliar (Rp162 triliun) untuk transfer internasional. Angka ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.
FIFA mencatat, hampir 12.000 transfer internasional dengan total biaya mencapai £7,23 miliar (Rp159 triliun).
Jumlah tersebut melonjak lebih dari 50 persen, dibandingkan periode yang sama pada 2024. Hal itu menandakan, semakin besarnya perputaran uang di sepak bola.
Fenomena serupa juga terjadi di sepak bola wanita. Untuk pertama kalinya, transfer internasional melebihi 1.100 pemain dengan total biaya mencapai £8,88 juta (Rp195 miliar).
Salah satu yang mencuri perhatian adalah, kepindahan Lizbeth Ovalle ke Orlando Pride. Pemain asal Meksiko itu didatangkan dari Tigres Femenil dengan biaya £1,11 juta (Rp24 miliar), sekaligus menjadi transfer termahal dalam sejarah sepak bola wanita.
Emilio Garcia Silvero, Kepala Hukum dan Kepatuhan FIFA, menegaskan perkembangan ini sangat positif.
Baca juga: Jules Kounde Desak FIFA untuk Evaluasi Kalender Sepak Bola yang Terlalu Padat
“Kami melihat pasar transfer yang sangat dinamis, baik di sepak bola pria maupun wanita," ujarnya.
Jika di sepak bola pria ini menjadi momentum penting jelang Piala Dunia Antarklub 2026, maka di sepak bola wanita angka-angka ini menegaskan pertumbuhan pesat di level klub,” tambahnya.
Alexander Isak saat diperkenalkan di Liverpool. (Dok. Liverpool FC)
Di Eropa, Premier League kembali menjadi liga dengan pengeluaran terbesar. Dalam tiga bulan terakhir, klub-klub Inggris menghabiskan lebih dari £2,22 miliar (Rp48,9 triliun) untuk mendatangkan pemain baru.
Klub Jerman ikut merasakan dampaknya setelah menerima £660,6 juta (Rp14,5 triliun) dari transfer yang melibatkan tim-tim Premier League.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA