Hansi Flick saat melatih di Barcelona. (REUTERS/Nacho Doce)
INDOZONE.ID - Barcelona harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 1-2 dari Paris Saint-Germain (PSG) di pertandingan Liga Champions. Momen itu berlangsung di Stadion Olimpiade Montjuic, Rabu (1/10/2025).
Sempat unggul lebih dulu melalui gol Ferran Torres di menit ke-19, Blaugrana justru lengah dan gagal mempertahankan keunggulan.
PSG yang bermain lebih disiplin berhasil menyamakan skor lewat pemain muda berusia 19 tahun, Senny Mayulu, sebelum Goncalo Ramos memastikan kemenangan dramatis lewat golnya di menit ke-90.
Baca juga: Manchester United Pantau Situasi Goncalo Inacio, Sporting Disebut Siap Jual Seharga 45 Juta Euro
Hasil ini membuat Barcelona kembali dipertanyakan ketajaman serta konsistensinya di Liga Champions.
“Hari ini saya rasa tidak bisa mengatakan kami berada di level yang sama,” ujar Flick usai laga.
“Saya percaya dengan tim saya, tapi kami tidak tampil maksimal. Setelah 35 menit, PSG mulai menguasai pertandingan. Kami tidak bermain sesuai potensi. Mereka pantas menang," lanjutnya.
Saat konferensi pers setelah pertandingan, Flick menjelaskan, faktor kelelahan menjadi salah satu alasan mengapa Barcelona kehilangan kendali di babak kedua.
Beberapa pemain terlihat kehabisan tenaga, sehingga memengaruhi cara tim bertahan maupun menyerang.
Baca juga: Luis Enrique: PSG Pantas Menang Lawan Barcelona meski Banyak Pemain Cedera
Meski begitu, Flick tetap menegaskan, seluruh pemain sudah memberikan usaha terbaik.
Ia menambahkan, ketika skor imbang 1-1, seharusnya Barcelona mampu menjaga struktur pertahanan agar tidak mudah ditembus PSG.
Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki jika ingin bersaing di Liga Champions.
Flick juga menyoroti betapa pentingnya organisasi pertahanan serta penguasaan bola saat bermain di Liga Champions.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Marca