Ange Postecoglou dipecat Nottingham Forest. (Reuters/Peter Cziborra)
INDOZONE.ID - Kapten Nottingham Forest, Ryan Yates, menegaskan bahwa para pemain harus ikut bertanggung jawab atas performa buruk tim.
Pernyataan itu ia sampaikan setelah pemilik klub, Evangelos Marinakis, memecat manajer Ange Postecoglou tak lama usai kekalahan telak 0-3 dari Chelsea di kandang sendiri pada Sabtu (18/10/2025).
Keputusan pemecatan tersebut menjadi puncak dari rentetan hasil buruk yang dialami Forest di awal musim Premier League.
Dalam delapan laga yang dijalani di bawah asuhan Postecoglou, Forest belum sekalipun meraih kemenangan.
Baca juga: Pecat Ange Postecoglou, Nottingham Forest Siapkan Roberto Mancini Sebagai Pengganti
Perjalanan Postecoglou di Nottingham Forest berakhir hanya dalam waktu 39 hari.
Pelatih asal Australia itu tercatat sebagai manajer pertama dalam sejarah klub yang gagal memenangkan satu pun dari delapan laga awalnya.
Pemecatan Postecoglou terjadi sangat cepat, hanya sekitar 20 menit setelah laga kontra Chelsea berakhir.
Bahkan, sang pelatih belum sempat menjalani sesi wawancara dengan media. Keputusan tersebut membuat banyak pemain terkejut, termasuk kapten klub, Ryan Yates.
"Ange masuk ke ruang ganti setelah pertandingan untuk memberikan evaluasi. Saya keluar untuk melakukan lari pendinginan, lalu saat kembali, berita itu sudah menyebar, dia sudah pergi,” ujar Yates, kepada talkSport.
Kapten Nottingham Forest. Ryan Yates. (Instagram/@ryanyates97)
Ryan Yates menilai bahwa kegagalan tim bukan hanya kesalahan pelatih, melainkan juga tanggung jawab para pemain.
Ia menegaskan pentingnya evaluasi diri untuk memperbaiki situasi dan membawa tim kembali ke jalur kemenangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TalkSport