INDOZONE.ID - Kemenangan tipis 1-0 atas Inter Milan di Liga Champions seharusnya menjadi kabar baik bagi Liverpool.
Namun, yang lebih banyak dibicarakan justru soal konflik Mohamed Salah, dan situasi internal Liverpool yang makin terlihat di permukaan.
Bayangan masalah itu tetap terasa, bahkan ketika The Reds membawa pulang tiga poin dari San Siro.
Baca juga: Arne Slot Bongkar Alasannya Tak Mainkan Mohamed Salah dalam 3 Laga Terakhir Liverpool
Drama bermula ketika Salah menyampaikan kritik pedas usai laga imbang 3-3 melawan Leeds United.
Ia merasa dicadangkan tanpa alasan jelas, dan menyebut klub “melemparkannya ke bawah bus”.
Ucapan tersebut sontak memicu spekulasi soal isu konflik ruang ganti Liverpool, terutama karena Salah selama ini dikenal sebagai sosok sentral di tim.
Akibat tensi tersebut, Arne Slot memutuskan tidak memasukkan Salah ke skuad yang berangkat ke Milan.
Saat ditanya apakah penyerang asal Mesir itu sudah memainkan laga terakhirnya untuk Liverpool, Slot hanya menjawab, “Saya tidak tahu,” sebuah ungkapan yang menambah ketidakpastian.
Meski Liverpool menang atas Inter, publik tetap memperhatikan reaksi Mohamed Salah meski Liverpool menang atas Inter.
Ketidakhadirannya di lapangan, dan minimnya komunikasi dari pihak pemain, membuat situasi terasa menggantung.
Baca juga: Jamie Carragher Kecam Pernyataan Mohamed Salah saat Wawancaranya Usai Laga Kontra Leeds United
Slot mulai mengambil nada yang lebih damai usai pertandingan. Ia menyatakan, Salah mungkin berbicara dalam kondisi emosi.
Namun, Slot juga menegaskan, upaya memperbaiki hubungan seharusnya tidak datang dari satu pihak saja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters