INDOZONE.ID - Arsenal berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 saat menjamu Wolverhampton Wanderers di Emirates Stadium, Sabtu (13/12/2025).
Meski tiga poin berhasil diamankan, kritik Arteta terhadap pertahanan Arsenal, justru menjadi sorotan utama usai laga tersebut.
Manajer The Gunners, menilai performa timnya masih jauh dari kata sempurna, terutama dalam menjaga fokus dan disiplin bertahan hingga menit akhir pertandingan.
Baca juga: Meski Menang atas Wolves, Mikel Arteta Sebut Penampilan Arsenal di Babak Pertama Mengecewakan
Arsenal unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri kiper Wolves, Sam Johnstone, pada menit ke-70. Sepanjang laga, tuan rumah tampil dominan dan berkali-kali menekan pertahanan lawan.
Namun, keunggulan itu nyaris menguap setelah Wolves menyamakan skor di menit ke-90 melalui Tolu Arokodare. Situasi tersebut memperlihatkan celah serius di lini belakang Arsenal.
Beruntung, Yerson Mosquera justru mencetak gol bunuh diri pada menit ke-94, yang memastikan kemenangan Arsenal di penghujung laga.
Baca juga: Arsenal Salip Real Madrid dalam Perburuan Kenan Yildiz yang Kontraknya Mandek di Juventus
Momen inilah yang menjadi dasar alasan Arteta, tidak puas dengan performa Arsenal meski menang. Sebab, timnya sempat kehilangan kontrol di saat krusial.
Dalam konferensi pers, pernyataan Arteta setelah menang dramatis atas Wolves terdengar cukup keras.
Ia menilai, kemenangan tersebut seharusnya bisa diraih dengan cara yang lebih meyakinkan.
“Kami memang lega bisa menang, tapi jarak keunggulan seharusnya lebih besar,” kata Arteta.
“Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak cukup klinis, dan yang paling mengkhawatirkan adalah cara kami bertahan di menit-menit akhir.”
Arteta menyebutkan, Arsenal sempat bermain terlalu pasif selama beberapa menit, sesuatu yang menurutnya tidak bisa ditoleransi di level tertinggi Premier League.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters