Pep Guardiola saat melatih di Manchester City. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
INDOZONE.ID - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa kebangkitan timnya tidak bisa terjadi secara instan.
Meski performa The Citizens mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan, Guardiola menolak anggapan bahwa seorang pelatih bisa langsung mengubah situasi dengan cepat.
Kemenangan 2-1 atas Nottingham Forest pada laga Premier League, Sabtu (27/12/2025), menjadi bukti kebangkitan Manchester City.
Gol penentu kemenangan dicetak oleh Rayan Cherki, yang membawa City sempat kembali ke puncak klasemen sementara.
Namun, posisi tersebut tidak bertahan lama. Arsenal kembali merebut puncak klasemen setelah menaklukkan Brighton dengan skor 2-1.
Meski begitu, Manchester City kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal dan tetap berada dalam persaingan gelar juara Premier League.
Kemenangan atas Nottingham Forest menjadi angin segar bagi Manchester City setelah periode sulit yang mereka alami.
Tambahan tiga poin tersebut memperlihatkan bahwa performa tim perlahan mulai konsisten, terutama setelah inkonsistensi yang terjadi sejak awal musim.
Baca juga: Klasemen Liga Inggris Desember 2025: Arsenal Bertahan di Puncak, Manchester City Terus Membayangi
Musim lalu, Manchester City harus puas finis di posisi ketiga klasemen akhir Premier League.
Mereka tertinggal 13 poin dari Liverpool yang keluar sebagai juara, mengakhiri dominasi City yang sebelumnya menjuarai liga dalam empat musim beruntun.
Penurunan performa Manchester City sempat menuai perhatian.
Dalam satu periode, mereka hanya meraih satu kemenangan dari 13 pertandingan di semua kompetisi. Bahkan, City menelan lima kekalahan beruntun pada rentang Oktober hingga November.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC Sport