Ilustrasi Taekwondo. (Freepik)
INDOZONE.ID - Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang paling banyak diminati di dunia, setelah olahraga karate.
Dalam olahraga taekwondo ini tentunya banyak teknik-teknik yang diajarkan seperti jurus bertahan dan juga menyerang.
Namun, dalam olahraga ini juga memiliki banyak tingkatan sabuk yang wajib kamu ketahui. Setidaknya ada 10 tingkatan sabuk dalam olahraga taekwondo.
Tapi, sebelum tim INDOZONE jelaskan soal sabuk-sabuk dalam olahraga taekwondo, kami akan menjelaskan sedikit pengertian tingkatan sabuk dalam olahraga taekwondo yang dilansir dari SVRG ID pada Rabu (21/1/2026).
Baca juga: Gagal Eksekusi Penalti Panenka, Brahim Diaz Dapat 'Bekingan' dari Luis Enrique
Ilustrasi pertandingan Taekwondo nomor Kyorugi (tarung). (Worldtaekwondo.org)
Sabuk Taekwondo (tti dalam bahasa Korea) rupanya bukan sekedar aksesoris seragam saja, melainkan juga merupakan simbol perjalanan murid dari ketidaktahuan menuju tahap penguasaan diri. Setiap tingkatan sabuk dalam olahraga ini juga mencerminkan kedewasaan, perkembangan kemampuan dan juga etika seorang taekwondoin.
Untuk sabuk putih sendiri melambangkan awal dan juga kemurnian, sementara itu sabuk hitam juga menandakan penguasaan teknik dan juga kedewasaan mental.
Tentu saja, setiap warna sabuk membawa pesan tentang pertumbuhan, tanggung jawab dan juga kesiapan untuk menghadapi tantangan selanjutnya.
Secara teknis, sabuk menandakan tingkat kemampuan. Sistem tersebut cukup membantu pelatih untuk menyesuaikan materi latihan sesuai dengan level murid dan juga menanamkan disiplin dalam proses belajar.
Baca juga: Upaya John Herdman Jalin Komunikasi dengan Pemain Timnas Indonesia Dapat Apresiasi
Cabor Taekwondo optimis raih medali di SEA Games 2021. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
Tingkatan sabuk taekwondo tedapat dua macam aliran yaitu sabuk ITF (International Taekwondo Federation) dan juga WTF (World Taekwondo Federation). Keduanya sama-sama mempelajari seni bela diri yang berakar dari Korea Selatan, namun memiliki perbedaan dalam hal teknik, perbedaan filosofi dan juga sistem sabuk.
Untuk WTF sendiri fokus utamanya adalah pengembangan olahraga dan kompetisi, seperti yang kita lihat dalam ajang Olimpiade maupun Asian Games.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Svrg.id