INDOZONE.ID - Olahraga lari masih banyak digemari masyarakat di ibu kota. Pada tahun 2026, masih banyak ajang lari yang fun dan kompetitif.
Initiator sekaligus Ketua Penyelenggara Yellow Run, Mukhamad Misbakhun, mendorong hadirnya standar baru dalam penyelenggaraan kompetisi lari di Indonesia melalui ajang Yellow Run. Menurut dia, lari merupakan olahraga yang sederhana, mudah dilakukan, dan dapat diikuti oleh semua kalangan.
“Lari itu olahraga yang menyenangkan, fun, sampai kepada fantastis, olahraga yang mengajak semua orang sharing dan gembira dalam rangka memperkuat kesehatan diri dan mental kita untuk bersosialisasi kepada masyarakat. Karena itu, lari menjadi kegemaran masyarakat,” katanya dalam acara Press Conference Yellow Run 2026 di Jakarta.
Ia juga menegaskan bahwa olahraga lari termasuk olahraga paling terjangkau. Namun, tetap bisa berkembang menjadi olahraga prestasi apabila ditekuni secara serius.
Misbakhun berupaya untuk memberikan dukungan yang lebih luas terhadap perkembangan olahraga lari di masyarakat. Ia menilai, hal ini perlu dilakukan agar semakin banyak masyarakat mencintai olahraga lari yang bersifat massal dan berkelanjutan.
Baca juga: Sukses Digelar, Para Pelari Planet Sports Run 2026 Diberi Perlindungan Equity Life
Lebih lanjut, kata Misbakhun, minat masyarakat terhadap olahraga lari di wilayah Jakarta dan Jabodetabek saat ini sudah sangat tinggi. Karena itu, diperlukan ruang aktualisasi bagi para pelari untuk mengukur kemampuan mereka dan mendapatkan manfaat dari olahraga lari yang semakin berkualitas.
“Kualitas olahraga yang baik akan memberikan dampak positif. Tubuh menjadi lebih sehat dan, secara tidak langsung, bisa membantu menekan beban pembiayaan kesehatan,” jelasnya.
Disebutkan lebih lanjut, Yellow Run menghadirkan kategori lomba lari 5K dan 10K dengan segmentasi peserta yang lebih luas, khususnya generasi muda yang mulai tertarik menjadikan lari sebagai gaya hidup sehat.
Misbakhun memanggil para pelari untuk memecahkan rekor dan mengukir prestasi, terutama di kategori lari 10K, dengan mencatatkan waktu terbaik saat mencapai finis.
“Kami memanggil pelari untuk memecahkan rekor dan bisa didaftarkan, misal dari Papua, kita fasilitasi dan ini adalah calling run untuk para pelari tentang berapa waktu yang dia bisa ukir.”
“Diselenggarakan 31 Mei di GBK melewati CFD, dan memang hadiahnya kita bikin semenarik mungkin untuk membangkitkan semangat massal dan prestasi. Bagi siapa yang bisa memecahkan rekor nasional 10K, kita kasih hadiah fantastis dan doorprize dua rumah, motor, dan lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, dukungan terhadap penyelenggaraan Yellow Run juga datang dari atlet pelari nasional Odekta Elvina Naibaho. Ia menilai ajang ini memiliki karakter kompetitif yang sangat baik bagi perkembangan atlet lari di Indonesia.
Atlet Pelari Nasional Odekta Naibaho (Dewi Kania/Z Creators)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan