INDOZONE.ID - Gianluigi Donnarumma mengaku "menangis karena kesedihan yang luar biasa" setelah Italia dikalahkan Bosnia da Herzegovina pada Selasa (31/3/2026).
Kekalahan ini memperpanjang penantian panjang kiper Manchester City itu untuk penampilan perdana di Piala Dunia.
Donnarumma memulai debut senior untuk Italia pada 2016 di usia 17 tahun.
Namun Italia, pemenang empat gelar Piala Dunia, kini telah gagal melaju di tiga Piala Dunia terakhir. Kekalahan adu penalti di Sarajevo menjadi pukulan telak terbaru.
Donnarumma, yang berusia 15 tahun saat Italia kalah dari Uruguay dan tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014, akan berusia 31 tahun pada saat Piala Dunia 2030 di Maroko, Portugal, dan Spanyol.
Baca juga: Mengenal Panenka, Salah Satu Tendangan Penalti dengan Teknik Tingkat Tinggi
"Setelah pertandingan, saya menangis. Saya menangis karena kekecewaan tidak dapat memimpin Italia ke tempat yang layak," tulis kiper berusia 27 tahun itu dalam posting Instagram yang emosional, Rabu (1/4/2026).
"Saya menangis karena kesedihan luar biasa yang saya rasakan, bersama seluruh tim Azzurri, yang dengan bangga saya menjadi kaptennya, dan saya tahu Anda, para penggemar tim nasional kami, juga merasakannya."
Donnarumma adalah salah satu kiper terbaik dunia, tapi gagal menyelamatkan satu pun penalti Bosnia, sementara penendang Italia Pio Esposito dan Bryan Cristante gagal mencetak gol.
Kekalahan dari tim peringkat 66 Bosnia dijuluki "kiamat ketiga" oleh surat kabar nasional Italia. Namun Donnarumma meminta rekan-rekannya untuk bangkit.
Baca juga: Ranking FIFA Terbaru: Timnas Prancis Kembali Jadi Nomor 1 usai Geser Spanyol
"Kita harus menemukan keberanian untuk membuka lembaran baru, sekali lagi. Dan untuk melakukannya diperlukan banyak kekuatan, semangat, dan keyakinan," tulisnya.
"Selalu percaya; ini adalah kekuatan pendorong untuk maju. Karena hidup menghargai mereka yang memberikan segalanya, tanpa menahan diri. Dan dari sinilah kita harus mulai lagi. Bersama. Sekali lagi. Untuk membawa Italia kembali ke tempat yang layak."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN