Tak Terima Diejek, Suporter MU Tampar Jack Grealish dan Dilarang Nonton Bola Selama 3 Tahun
INDOZONE.ID - Seorang penggemar Manchester United mengaku pernah menampar pemain Manchester City, Jack Grealish, usai pertandingan Derby Manchester pada 6 April 2025 lalu.
Ia mengaku melakukan tindakan itu karena merasa dihina oleh sang pemain.
Pelaku bernama Alfie Holt, 20 tahun, yang merupakan pemegang tiket musiman di tribun Stretford End, Old Trafford itu, dinyatakan bersalah atas tuduhan penganiayaan ringan.
Baca juga: Waduh! Pelatih Timnas Israel U-21 Tampar Pemainnya di Pinggir Lapangan
Dalam sidang di Pengadilan Magistrat Manchester, Holt mengklaim, Grealish sempat memanggilnya 'jelek' dan mengucapkan kata-kata kasar sebelum insiden tamparan itu terjadi.
Akibat perbuatannya, Holt dijatuhi hukuman larangan menghadiri pertandingan sepak bola selama tiga tahun dan didenda sebesar £120 atau sekitar Rp2,6 juta.
“Saya tidak menyangka dia akan berkata seperti itu. Saya bereaksi dan saya menyesal. Hanya itu,” ujar Holt di pengadilan.
Kronologi Usai Derby Manchester
Insiden ini terjadi saat para pemain Manchester City meninggalkan lapangan menuju terowongan stadion setelah pertandingan berakhir.
Suasana di Old Trafford saat itu cukup panas, dengan kedua kelompok suporter meneriakkan berbagai komentar kasar kepada pemain lawan.
Menurut penjelasan jaksa Shazia Aslam, Holt berdiri cukup dekat dengan para pemain Manchester City dan melontarkan hinaan.
Jack Grealish yang mendengarnya kemudian menghampiri Holt dan keduanya sempat saling beradu kata. Ketika Grealish mulai berjalan menjauh, Holt menampar wajah sang pemain.
Beruntung, tidak ada luka yang ditimbulkan dari tamparan tersebut. Holt langsung ditangkap oleh petugas keamanan di luar stadion setelah kejadian.
Terdakwa Akui Minum Alkohol
Dalam penyelidikan, Jack Grealish menyampaikan kepada polisi bahwa ia tidak bisa mendengar jelas apa yang dikatakan Holt karena suasana stadion yang sangat berisik.
Ia mendekati Holt untuk memastikan, namun tetap tidak mendengar dengan jelas. Saat hendak pergi, tamparan pun terjadi.
Sementara itu, Holt mengakui bahwa ia telah mengonsumsi alkohol sebelum pertandingan dan datang ke stadion bersama ayahnya.
Baca juga: Eks Pemain Sheffield United Ditemukan Tewas di Kolam Renang, Diduga Mabuk
Ia juga menyebutkan, dirinya sempat melempar hinaan kepada Phil Foden, namun tidak direspons. Saat menyasar Grealish, ia malah mendapat reaksi, yang kemudian memicu pertengkaran singkat.
Holt menjelaskan kepada polisi, dirinya terpancing emosi karena dibalas, sehingga secara spontan menampar wajah Grealish.
Pengacaranya, Melanie Winstantley, menyampaikan, kliennya belum pernah memiliki catatan kriminal sebelumnya dan insiden ini benar-benar di luar kebiasaan.
Kehilangan Tiket Musiman dan Dijatuhi Denda Tambahan
Sebagai konsekuensi dari perbuatannya, tiket musiman Holt yang telah dimilikinya selama 12 tahun dicabut oleh klub. Hukuman ini menjadi pukulan bagi Holt yang dikenal sebagai pendukung setia Manchester United.
“Dia telah mengakui kesalahannya dan bertanggung jawab. Ini memang tindakan penganiayaan, tapi sangat ringan. Saya tidak membenarkan, tapi dia menyesalinya,” ujar Winstantley.
Baca juga: Pep Guardiola Geram Suporter Manchester United Selalu Nyanyikan Chants Hinaan Ibu Phil Foden
Ketua Majelis Hakim, Jill Hodges, menyatakan, meskipun Holt menyesali perbuatannya, pengadilan tetap harus memberikan sanksi sebagai bentuk pencegahan terhadap perilaku serupa di masa depan.
Selain larangan menghadiri pertandingan dan denda £120, Holt juga dikenai biaya pengadilan sebesar £85 (sekitar Rp1,8 juta) dan denda tambahan £48 (sekitar Rp1 juta).
Karena denda tersebut tidak bisa diambil dari tunjangan pemerintah yang diterima Holt, orang tuanya bersedia melunasi semua biaya tersebut dalam waktu 28 hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC Sport