Pesta Ultah Lamine Yamal Diduga Eksploitasi Kaum Difabel dan Undang Wanita Penghibur, Pemerintah Spanyol Turun Tangan
INDOZONE.ID - Lamine Yamal kembali menjadi perhatian usai merayakan ulang tahunnya yang ke-18 dengan pesta mewah. Namun di balik kemewahan itu, muncul tudingan yang menyeret namanya ke dalam masalah.
Pemerintah Spanyol kini turun tangan menyelidiki pesta tersebut. Sebab, terdapat dugaan bahwa acara itu melibatkan tindakan diskriminatif terhadap penyandang disabilitas, serta perekrutan wanita berdasarkan penampilan fisik.
Eksploitasi Terhadap Penyandang Dwarfisme
Pesta ulang tahun Yamal yang digelar akhir pekan lalu bersama keluarga, sahabat, dan rekan satu timnya di Barcelona, Gavi dan Alejandro Balde, serta beberapa influencer asal Spanyol, ramai menjadi diperbincangkan.
Asosiasi Orang dengan Achondroplasia dan Gangguan Tulang Lainnya yang Menyebabkan Dwarfisme (ADEE) menyatakan, keprihatinan mereka atas dugaan bahwa beberapa orang dengan dwarfisme dipekerjakan sebagai penghibur di acara pesta tersebut.
Baca juga: Gara-gara Pesta Hingga Larut Malam di Rumahnya, Phil Foden Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangganya!
Masalah ini menjadi serius karena Spanyol memiliki undang-undang yang melarang segala bentuk pertunjukan yang dianggap melecehkan atau merendahkan penyandang disabilitas.
Undang-undang ini telah diberlakukan sejak hampir tiga tahun lalu dan jika terbukti melanggar, Yamal bisa dikenai denda yang sangat besar.
Media ternama Spanyol, Marca, melaporkan, pihak berwenang kini menyelidiki apakah pesta tersebut melanggar hukum. Jika ya, Yamal bisa dikenai denda hingga €998.000 atau sekitar Rp18,8 miliar.
Pemerintah Spanyol Angkat Bicara
Jesús Martín, Direktur Jenderal Hak Disabilitas Spanyol, menegaskan, hukum berlaku untuk semua orang tanpa memandang status sosial atau kekayaan seseorang.
“Kami khawatir bahwa orang-orang yang punya uang dan kekuasaan merasa kebal hukum. Padahal, undang-undang berlaku untuk semua orang, baik yang sederhana maupun berpengaruh,” ujar Jesús Martín.
Baca juga: Lamine Yamal Klarifikasi Status Hubungan usai Liburan Bareng Model Dewasa Berusia 29 Tahun
Martín juga menyoroti dampak negatif dari tindakan ini terhadap anak muda. Yamal yang merupakan pesepakbola muda yang sedang naik daun, memiliki banyak pengikut, dan sikapnya bisa memberi pengaruh di kalangan remaja.
Pengakuan Model Soal Dugaan Undangan Tak Etis
Kontroversi makin meluas setelah pengakuan Claudio Calvo, seorang model asal Spanyol.
Ia mengaku sempat dihubungi oleh pihak penyelenggara pesta yang memintanya datang bersama 12 wanita lain dengan kriteria fisik tertentu.
“Mereka bertanya soal ukuran payudara dan warna rambut, apakah mereka pirang,” kata Calvo.
Ia menolak undangan tersebut karena merasa tidak nyaman dengan pendekatan yang menurutnya tidak etis.
Menurut Calvo, pesta berlangsung di atas kapal mewah dengan lokasi yang dirahasiakan. Bahkan, ia sendiri tidak tahu dimana kapal itu berlayar.
Ia juga menyebut adanya tawaran sebesar $17.500 (sekitar Rp284 juta) untuk hadir selama 24 jam, termasuk kartu kredit untuk kebutuhan selama pesta.
Terlepas dari isu yang sedang menyelimutinya, Yamal terlihat menikmati pesta ulang tahunnya bersama orang-orang terdekat. Ia merayakan momen tersebut di atas kapal pesiar di kawasan Laut Mediterania.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Marca