Sabtu, 19 JULI 2025 • 00:00 WIB

Dicap Gagal di Chelsea, Noni Madueke Tak Gentar Dengan Keraguan Suporter Arsenal

Author

Perkenalan Noni Madueke di Arsenal. (Dok. Arsenal/arsenal.com)

INDOZONE.ID - Noni Madueke menunjukkan kepercayaan diri meski kepindahannya ke Arsenal sempat menuai kritik dari sebagian pendukung The Gunners.

Setelah hanya jadi pelapis dalam lima pertandingan awal Chelsea di Piala Dunia Antarklub, pemain berusia 22 tahun itu kembali lebih awal ke Inggris.

Keputusan tersebut ternyata menjadi awal dari kesepakatan, di mana ia resmi bergabung dengan Arsenal. Madueke menjadi pemain keenam yang direkrut Mikel Arteta dari Chelsea sejak menjabat sebagai manajer pada 2019.

Reaksi Negatif Suporter Arsenal

Bergabungnya Madueke disambut dingin oleh sebagian fans Arsenal. Banyak dari mereka merasa skeptis mengingat performa eks pemain Chelsea yang sebelumnya kurang memuaskan.

Hanya Kai Havertz yang sejauh ini dianggap sukses, sementara Willian, Jorginho, dan Raheem Sterling gagal tampil konsisten, bahkan Sterling harus menjalani masa peminjaman musim lalu.

Baca juga: Terungkap! Alasan Transfer Viktor Gyokeres ke Arsenal Belum Juga Tuntas

Kekecewaan itu kemudian berujung pada munculnya petisi online bertajuk #NoToMadueke yang menolak kehadiran sang winger di Arsenal.

Meski begitu, petisi tersebut hanya berhasil mengumpulkan kurang dari 5.000 tanda tangan hingga transfer dikonfirmasi secara resmi pada Jumat (18/7/2025).

Arsenal mengikat Madueke dengan kontrak berdurasi lima tahun. Nilai transfernya dilaporkan sebesar £48,5 juta, ditambah potensi bonus hingga £3,5 juta.

Madueke Punya Mental yang Kuat

Perkenalan Noni Madueke di Arsenal. (Dok. Arsenal/arsenal.com)

Saul Isaksson-Hurst yang pernah melatih Madueke saat masih memperkuat PSV Eindhoven, memberikan pembelaan terhadap mantan anak asuhnya tersebut.

Menurutnya, Madueke punya karakter yang kuat dan tidak akan terganggu dengan penolakan dari suporter.

“Madueke sangat fokus. Dia tahu betul kualitas yang dimilikinya. Siapa pun yang mengikuti perkembangan pemain muda pasti tahu betapa besarnya potensi dia. Dia masih muda dan masa depannya sangat menjanjikan,” ujar Isaksson-Hurst.

Baca juga: Terungkap! Alasan Chelsea Jual Noni Madueke ke Arsenal, Karena Masalah Keuangan?

“Saya rasa kritik itu tidak akan mengganggunya. Itu bagian dari sepak bola – seperti air yang mengalir di atas punggung bebek,” tambahnya.

Madueke dianggap sebagai pemain dengan potensi yang besar di Eropa. Ia dikenal memiliki kecepatan, teknik, dan keberanian dalam duel satu lawan satu. Kritikan dari luar lapangan bukan hal yang baru baginya.

Perjalanan Karier Noni Madueke Sejak Kecil

Madueke telah menempuh perjalanan panjang dalam karier sepak bolanya. Ia pertama kali ditemukan oleh Crystal Palace saat berusia sembilan tahun.

Sang ayah, Ify, yang juga menjadi agennya, sangat bersyukur ketika Tottenham Hotspur membawanya masuk ke akademi mereka pada 2014.

Baca juga: Viral Noni Madueke Lontarkan Kata Tak Pantas untuk Wolverhampton, Akun IG-nya Langsung Diserbu Netizen

Saat usianya baru menginjak 16 tahun, Madueke menolak tawaran dari Manchester United. Meski tampil mengesankan bersama tim nasional Inggris kelompok umur, ia memilih jalur berbeda dengan pindah ke Belanda untuk bergabung dengan PSV Eindhoven pada 2018.

Musim lalu, ia sempat mencetak hat-trick pertamanya di Premier League saat menghadapi Wolves. Namun setelah itu, performanya menurun dan ia hanya mampu menambah empat gol dari 26 penampilan berikutnya sebagai starter.

Hal ini memicu penurunan kepercayaan dari Chelsea, yang akhirnya membuka jalan bagi kepindahannya ke Arsenal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU