Gabriel Magalhaes Yakin Musim Depan Arsenal Bisa Akhiri Puasa Gelar Setelah Gagal Tiga Kali Beruntun
INDOZONE.ID - Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, menyatakan keyakinannya, pada musim 2025/2026 akan menjadi momen kebangkitan bagi The Gunners.
Ia percaya diri Arsenal mampu mengakhiri puasa gelar Premier League setelah tiga musim berturut-turut gagal meraih trofi juara.
Arsenal Terus Berkembang di Bawah Arteta
Sejak dilatih Mikel Arteta hampir enam tahun lalu, Arsenal mengalami perkembangan dari segi permainan dan konsistensi.
Namun, hingga kini mereka belum berhasil menambah koleksi trofi. Gelar terakhir yang mereka raih adalah Piala FA pada tahun 2020, yang juga menjadi musim debut Arteta sebagai manajer kepala.
Dalam tiga musim terakhir, Arsenal selalu finis di posisi kedua klasemen akhir Premier League.
Musim lalu, mereka juga nyaris mencatat sejarah, namun gagal melangkah ke final Liga Champions usai dikalahkan Paris Saint-Germain di babak semifinal.
Di Carabao Cup, langkah mereka juga terhenti di semifinal setelah kalah dari Newcastle United yang akhirnya keluar sebagai juara.
Kini, dalam tur pramusim yang berlangsung di Singapura dan Hong Kong, Arsenal menatap musim baru dengan target yang jelas, yakni mengangkat trofi untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.
Cedera Pemain Kunci Hambat Performa Arsenal
Musim lalu bisa dibilang tidak menguntungkan bagi Arsenal. Cedera menghantam beberapa pemain penting seperti Kai Havertz, Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Gabriel Martinelli.
Keempatnya sempat absen cukup lama yang jelas berdampak pada daya dobrak tim di lini depan.
Di posisi striker, Arsenal juga kehilangan Gabriel Jesus yang mengalami cedera ligamen lutut. Situasi ini memaksa Arteta untuk menggeser Mikel Merino ke posisi penyerang tengah.
Baca juga: Masa Depan Mikel Arteta Bisa Terancam Jika Musim Depan Arsenal Kembali Gagal Juara
Meski bukan posisi naturalnya, Merino tampil cukup baik dengan mencetak tujuh gol dari 28 laga Premier League, dan satu gol penting saat menghadapi Real Madrid di Liga Champions.
Meski demikian, Arteta tentu tidak ingin bergantung pada opsi darurat lagi musim ini. Manajer asal Spanyol itu berharap, seluruh pemain kunci bisa tetap fit agar rotasi dan strategi berjalan maksimal sepanjang musim.
Menariknya, badai cedera yang terjadi musim lalu juga memberi kesempatan bagi pemain muda seperti Myles Lewis-Skelly dan Ethan Nwaneri.
Keduanya sukses menembus tim utama dan menunjukkan potensi sebagai bagian dari masa depan Arsenal.
Gabriel Percaya Musim Depan Arsenal Akan Juara
Gabriel Magalhaes menyampaikan keyakinannya bahwa, Arsenal sudah berada di jalur yang tepat.
Meski belum berhasil membawa pulang trofi dalam tiga musim terakhir, ia merasa tim sudah bekerja keras dan hanya perlu sedikit keberuntungan untuk bisa juara.
“Kami tidak mencari-cari alasan. Dalam tiga tahun terakhir, kami sudah memberikan segalanya. Mungkin memang ada momen di mana kami kurang beruntung, tapi kami semua yakin bisa meraih gelar Premier League,” ujar Gabriel kepada BBC Sport.
“Kami fokus pada arahan dari Arteta, apa yang harus kami lakukan dan hal-hal yang perlu diperbaiki. Saya yakin musim ini akan berbeda,” sambungnya.
Baca juga: Gabriel Magalhaes Ingin Arsenal Datangkan Rodrygo dari Real Madrid
Gabriel sedang menjalani pemulihan setelah mengalami cedera otot paha pada akhir musim lalu. Ia sempat naik meja operasi dan menargetkan bisa kembali dalam kondisi prima saat musim baru dimulai.
Pemain asal Brasil itu juga telah menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2029, sekaligus menepis isu kepindahannya ke klub Arab Saudi.
Dengan suasana tim yang semakin percaya diri, Gabriel menegaskan, musim ini adalah waktu yang tepat bagi Arsenal untuk meraih gelar juara.
“Saya di sini untuk memenangkan trofi, dan saya yakin musim ini akan berbeda. Dalam beberapa musim terakhir, kami sudah sangat dekat. Saya percaya sepenuhnya kami bisa melakukannya tahun ini,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC Sport