INDOZONE.ID - Dalam sepak bola, biaya transfer pemain saat ini bisa mencapai ratusan juta euro. Namun, sejarah membuktikan bahwa tidak semua pemain bintang harus ditebus dengan harga selangit.
Beberapa klub besar justru berhasil mendatangkan pemain hebat secara gratis dan meraih kesuksesan berkat keputusan cerdas tersebut.
Juventus, Liverpool, dan Bayern Munich adalah contoh klub yang jeli memanfaatkan peluang di bursa transfer. Bahkan pada tahun 2025, nama-nama besar seperti Kevin De Bruyne dan Luka Modric juga hijrah ke klub baru tanpa biaya transfer.
Inilah daftar transfer pemain gratis terbaik sejak tahun 2000 yang layak dikenang oleh para penggemar sepak bola.
1. Andrea Pirlo (AC Milan ke Juventus, 2011)
Transfer Andrea Pirlo ke Juventus pada 2011 adalah salah satu keputusan paling mengejutkan di Serie A.
AC Milan yang baru saja menjuarai Serie A, memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya dan membiarkannya pergi ke rival abadi mereka tanpa biaya.
Baca juga: Kamu Harus Tahu, Andrea Pirlo Pernah Berniat Culik Pep Guardiola: Ini Cerita Lengkapnya!
Pirlo langsung menjadi motor permainan Juventus. Ia mencatat 164 penampilan dan membantu Juventys meraih empat gelar Serie A secara beruntun.
Sementara itu, AC Milan justru mengalami masa-masa sulit dan baru kembali merasakan Scudetto satu dekade kemudian.
Transfer ini menjadi bukti bahwa keputusan keliru di bursa transfer bisa berdampak sangat besar.
2. Robert Lewandowski (Borussia Dortmund ke Bayern Munich, 2014)
Robert Lewandowski pindah ke Bayern Munich secara gratis pada tahun 2014 setelah kontraknya bersama Borussia Dortmund habis.
Dortmund memilih mempertahankannya hingga kontraknya habis, meskipun tahu risiko kehilangannya tanpa kompensasi.
Keputusan tersebut terbukti fatal. Lewandowski berkembang menjadi salah satu striker terbaik di dunia bersama Bayern.
Baca juga: Barcelona Siapkan Julian Alvarez sebagai Pengganti Robert Lewandowski
Delapan gelar Bundesliga, satu trofi Liga Champions, tiga Piala Jerman, dan lebih dari 300 gol menjadi bukti kehebatannya.
Transfer ini tak hanya sukses bagi Bayern, tapi juga menyakitkan bagi Dortmund yang kehilangan bintang utamanya secara cuma-cuma.
3. James Milner (Manchester City ke Liverpool, 2015)
James Milner bergabung dengan Liverpool dari Manchester City pada tahun 2015 tanpa biaya transfer.
Banyak yang mengira ia hanya akan menjadi pelapis, namun nyatanya ia memainkan peran penting dalam kebangkitan Liverpool di era Jurgen Klopp.
Baca juga: Jurgen Klopp Kritik Pedas Piala Dunia Antarklub: NBA Saja Ada Libur 4 Bulan!
Selain mampu bermain di beberapa posisi, Milner juga mencetak sejarah dengan memegang rekor assist terbanyak dalam satu musim Liga Champions (2017/18).
Lebih dari itu, mental juaranya di ruang ganti menjadi boosting bagi kesuksesan Liverpool yang akhirnya meraih trofi Liga Champions dan Premier League.
4. Miroslav Klose (Bayern Munich ke Lazio, 2011)
Saat meninggalkan Bayern Munich di usia 33 tahun, banyak yang menyangka karier Miroslav Klose sudah di ambang akhir.
Namun, striker veteran Jerman ini justru tampil tajam bersama Lazio di Serie A.
Baca juga: Legenda Timnas Jerman Miroslav Klose Sebut Pemain Muda hanya Utamakan Popularitas
Selama lima musim di Roma, Klose mencetak 64 gol dalam 170 pertandingan. Ia juga sempat mencetak lima gol dalam satu pertandingan di musim 2013.
Klose akhirnya pensiun sebagai pencetak gol luar Italia terbanyak sepanjang sejarah Lazio, pencapaian luar biasa bagi pemain yang datang secara gratis.
5. Paul Pogba (Manchester United ke Juventus, 2012)
Pada 2012, Juventus memanfaatkan situasi kontrak Paul Pogba yang tak kunjung diperpanjang oleh Manchester United.
Meski baru berusia 19 tahun saat itu, Pogba langsung berkembang pesat di Italia.
Selama empat musim, ia membantu Juve meraih empat gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan menjadi runner up di final Liga Champions.
Baca juga: Kembali ke Sepak Bola, Paul Pogba Menangis saat Tanda Tangan Kontrak Bersama AS Monaco
Lebih hebatnya lagi, Juventus menjualnya kembali ke Manchester United pada 2016 dengan harga rekor dunia, £89 juta.
Sebuah transfer cerdas yang menguntungkan baik di lapangan maupun secara finansial.
6. Michael Ballack (Bayern Munich ke Chelsea, 2006)
Michael Ballack adalah kapten Timnas Jerman yang memutuskan pindah ke Chelsea pada tahun 2006 setelah kontraknya dengan Bayern Munich berakhir.
Meski sudah berusia 29 tahun saat itu, Ballack masih layak bermain di klub besar.
Baca juga: Chelsea Pantau Situasi Kontrak Donnarumma di PSG, Siap Manfaatkan Ketidakpastian
Di Chelsea, ia langsung menjadi bagian penting dari tim yang bersaing di semua kompetisi. Dalam empat musim, ia mencatat 166 penampilan dan menyumbang dua Piala FA, satu Piala Liga, serta gelar Premier League.
Transfer ini mempertegas bahwa pemain dengan status bebas transfer tetap bisa memberi dampak besar.
7. Raul Gonzalez (Real Madrid ke Schalke, 2010)
Raul Gonzalez mengakhiri karier panjangnya bersama Real Madrid pada 2010 dan memilih bergabung dengan Schalke secara gratis.
Banyak yang meragukan keputusan ini karena usianya sudah 33 tahun, namun legenda Timnas Spanyol itu membungkam semua keraguan.
Baca juga: Legenda Real Madrid dan Barcelona Siap Adu Gengsi di GBK September 2025
Selama dua musim di Bundesliga, Raul mencetak 40 gol dalam 98 pertandingan dan membantu Schalke mencapai semifinal Liga Champions.
Setelah itu, ia melanjutkan karier ke Al-Sadd dan New York Cosmos sebelum pensiun. Kepindahannya ke Jerman jadi contoh bagaimana pengalaman tetap bernilai, meski tanpa biaya transfer.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Planet Football