Rabu, 06 AGUSTUS 2025 • 13:05 WIB

Aston Martin Batasi Akses Liputan Eksklusif Sky Jerman Gara-gara Keterlaluan Mengkritik

Author

Pebalap Aston Martin, Lance Stroll. (REUTERS/Hamad I Mohammed)

INDOZONE.ID - Ketegangan tak terduga terjadi di paddock Formula 1 saat tim Aston Martin menyatakan ketidaksenangan mereka secara terbuka terhadap sebuah saluran televisi besar. 

Sky Germany (Jerman), yang dikenal memiliki pundit vokal Ralf Schumacher, telah membuat tim F1 yang berbasis di Silverstone tersebut geram. 

Hal tersebut memicu tindakan yang mempertanyakan batas antara kritik jurnalistik dan laporan yang tidak seimbang.

Aston Martin lantas menolak permintaan wawancara eksklusif dari Sky Jerman selama Grand Prix Hungaria. 

Baca juga: Komentar Jorrel Hato Usai Gabung Chelsea Bikin Fans Klub Lain Panas

Namun, apakah ini merupakan upaya untuk membungkam kritik, atau sebuah langkah yang dapat dibenarkan untuk menuntut peliputan yang lebih adil?

Penting untuk dicatat bahwa tindakan Aston Martin bukanlah boikot total. Dilansir dari Crash.net, tim berhenti sejenak dalam memberikan akses penuh, namun tidak sampai memutus semua hubungan. 

Permintaan wawancara empat mata dengan pembalap Fernando Alonso dan Lance Stroll memang ditolak untuk Sky Jerman di Hungaroring.

Meskipun demikian, akses untuk meliput kedua pembalap tersebut masih tersedia bagi saluran TV Jerman itu selama sesi media terbuka dan di area TV pen. 

Baca juga: Masih 16 Tahun, Rio Ngumoha Curi Perhatian di Tur Pramusim Liverpool

Ini menunjukkan bahwa Aston Martin tidak berniat mengisolasi Sky Jerman sepenuhnya, melainkan mengirimkan pesan yang jelas: perbaikan dalam keseimbangan dan nada peliputan.

Sumber di paddock menyebutkan bahwa Sky Jerman diyakini telah mengakui bahwa sebagian dari laporan mereka memang terlalu keras. 

Resolusi antara kedua belah pihak diharapkan akan segera tercapai, dan hubungan akan kembali seperti semula.

Pusat dari ketidaksenangan Aston Martin tampaknya mengarah pada satu nama yakni Ralf Schumacher, paman dari Mick Schumacher. 

Mantan pembalap F1 ini sering kali menimbulkan kehebohan dengan analisis dan komentarnya yang tajam.

Salah satu pemicunya adalah kritik keras Schumacher terhadap Lance Stroll atas ledakan emosinya mengenai mobilnya di Grand Prix Inggris beberapa waktu lalu. 

Gaya punditry Schumacher yang provokatif juga terlihat saat ia menyebarkan rumor tentang pertemuan rahasia antara Max Verstappen dan Toto Wolff di Sardinia untuk membahas kemungkinan kepindahan ke Mercedes. 

Baca juga: Eddie Howe Beri Peringatan Keras kepada Alexander Isak yang Ingin Hengkang ke Liverpool

Rumor tersebut kemudian membuat para penggemar melacak kapal pesiar keduanya ke lokasi yang sama, meskipun pakar lain seperti Martin Brundle mengingatkan bahwa keduanya tinggal di Monako dan bisa bertemu kapan saja tanpa perlu bersembunyi.

Menariknya, tepat setelah "menegur" Sky Jerman, Aston Martin justru menikmati akhir pekan terbaik mereka sepanjang musim F1 ini di Hungaria. 

Hasil ini datang hanya beberapa hari setelah penampilan yang buruk di Grand Prix Belgia. 

Di Hungaria, Fernando Alonso berhasil finis di posisi kelima, sementara Lance Stroll mengamankan posisi ketujuh.

Baca juga: Bruno Fernandes Kritik Performa 'Malas' MU usai Hasil Imbang di Kontra Everton

Terlepas dari drama media, fokus utama tim saat ini adalah masa depan, terutama menyambut era regulasi baru F1 pada tahun 2026. Peraturan baru ini berpotensi merombak total urutan kekuatan di grid.

Aston Martin berada dalam posisi yang sangat strategis untuk menyongsong era baru ini. 

Mereka telah berhasil merekrut sang jenius desain, Adrian Newey, dari Red Bull. 

Newey, yang merupakan otak di balik mobil-mobil dominan Sebastian Vettel dan Max Verstappen di Red Bull, kini akan menjadi kekuatan utama di balik upaya tim milik Lawrence Stroll ini untuk menaklukkan regulasi baru dan menjadi penantang gelar juara. 

Baca juga: Profil dan Perjalanan Karier Alwi Farhan, Pemuda Solo yang Menjadi Juara Macau Open 2025

Pada akhirnya, langkah tegas terhadap media mungkin hanya riak kecil dalam perjalanan besar mereka menuju puncak F1.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Crash.net

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU