Borong 3 Penyerang Baru, Ruben Amorim Dituntut Bawa Manchester United untuk Segera Bangkit
INDOZONE.ID - Manchester United datang ke musim baru dengan tekad membalikkan keadaan setelah musim terburuk mereka dalam 51 tahun terakhir. Satu-satunya jalan adalah bangkit.
Dengan kucuran dana dari INEOS lebih dari £200 juta untuk mendatangkan tiga penyerang baru, Ruben Amorim mendapat dukungan penuh dari para penggemar.
Namun, dukungan itu datang bersama tuntutan yang tak main-main, hasil harus segera terlihat di lapangan.
Ujian Berat yang Diterima Amorim
Sejak awal, Ruben Amorim sebenarnya enggan mengambil pekerjaan besar untuk membangkitkan klub tersukses di Inggris di tengah musim.
Namun, ultimatum yang berisi, “sekarang atau tidak sama sekali” membuatnya resmi menggantikan Erik ten Hag pada November lalu.
Saat itu, United berada di titik terendah sepanjang sejarah Premier League mereka dengan finis terburuk, jumlah kekalahan terbanyak, poin terendah, dan gol paling sedikit.
Amorim menegaskan, para pendukung sebaiknya menilai kinerjanya setelah ia menjalani pra-musim, ketika ia benar-benar bisa menerapkan ide-idenya.
Dengan tambahan amunisi di lini depan, peluangnya untuk membalikkan keadaan kini jauh lebih besar.
Rekrutmen Besar-besaran
Keaktifan United di bursa transfer musim panas 2025 cukup mengejutkan. Apalagi, pemilik baru Sir Jim Ratcliffe sempat mengungkapkan, kondisi finansial klub begitu buruk saat INEOS membeli saham minoritas pada akhir 2023.
Bahkan, ia mengaku United pernah berada di ambang kebangkrutan sebelum Natal tahun lalu.
Benjamin Sesko resmi berseragam United dan berpotensi membentuk trio lini depan, bersama Matheus Cunha serta Bryan Mbeumo.
Baca juga: Setelah Berhasil Datangkan Benjamin Sesko, Manchester United Cari Gelandang dan Kiper Baru
Dua nama terakhir memiliki keunggulan yang sudah lama hilang dari lini depan Setan Merah: produktivitas gol konsisten di Premier League.
Musim lalu menjadi mimpi buruk bagi fans United. Tim terdampar di peringkat 15, kebobolan 54 gol, catatan terburuk ketiga dalam sejarah Premier League.
Lebih parahnya lagi, mereka hanya mencetak 44 gol, jumlah paling sedikit sepanjang era Premier League klub ini.
Amorim Percaya Diri
Amorim mengakui, bagian tersulit musim lalu adalah menjalani pertandingan dengan perasaan bahwa timnya tidak akan memenangkan pertandingan.
Kondisi tersebut membuat kondisi ruang ganti tidak kondusif dan mental para pemain menurun.
“Sekarang saya lebih bersemangat. Saya merasa banyak belajar, dan saya yakin kami akan jadi tim yang lebih baik," kata Amorim.
"Bukan hanya karena saya percaya para pemain bisa tampil lebih baik, tapi juga karena saya yakin saya akan menjadi pelatih yang lebih baik musim ini,” sambungnya.
Baca juga: Ruben Amorim Ingin Melatih Manchester United Selama 20 Tahun, Ikuti Jejak Sir Alex Ferguson?
Terhadap berbagai tekanan yang ada, Amorim justru merasa senang dan tetap fokus untuk melatih timnya bertanding secara maksimal.
“Posisi kami memang sudah lebih baik, tapi ini baru permulaan. Kami harus tampil meyakinkan. Saya senang dengan tekanan seperti ini," kata Amorim.
"Jika sebelum pertandingan saya merasa kami akan menang, maka kami akan baik-baik saja. Saya hanya tidak mau kembali ke perasaan bahwa kesempatan kami sia-sia,” lanjutnya.
United akan langsung dihadapkan pada jadwal awal yang berat dengan menghadapi Arsenal, Manchester City, dan Chelsea di lima laga pertama.
Amorim harus memanfaatkan momentum dari pra-musim, terutama dalam hal ketajaman lini depan, untuk membawa Manchester United kembali ke jalur kemenangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters