Selasa, 19 AGUSTUS 2025 • 10:00 WIB

Mainkan 6 Penyerang, Chelsea Sulit Cetak Gol Meski Turunkan Lini Depan Senilai Rp5,51 Triliun

Author

Jamie Gittens saat bermain di Chelsea. (Action Images via Reuters/Andrew Couldridge)

INDOZONE.ID - Chelsea memulai perjalanan mereka di Premier League musim 2025/26 dengan hasil yang kurang meyakinkan.

Enzo Maresca bahkan menurunkan enam penyerang dengan total nilai transfer mencapai £251 juta (Rp5,51 triliun).

Namun, hasilnya tidak sesuai harapan karena Chelsea gagal mencetak gol saat ditahan imbang 0-0 oleh Crystal Palace di Stamford Bridge pada Minggu (17/8/2025).

Lini Depan Mahal, Chelsea Tetap Tumpul

Joao Pedro, rekrutan anyar dari Brighton senilai £55 juta (Rp1,21 triliun), dipercaya sebagai starter di lini depan.

Jamie Gittens, pemain muda dari Borussia Dortmund dengan harga £52 juta (Rp1,14 triliun), menjalani debut di sisi sayap kiri.

Di sisi sayap kanan, Pedro Neto yang berbanderol £45 juta (Rp988 miliar) juga mendapat kesempatan tampil sejak menit awal.

Baca juga: Chelsea Kabarnya Capai Kesepakatan Pribadi dengan Alejandro Garnacho, Pembicaraan dengan MU Masih Berlangsung

Di belakang mereka, Cole Palmer yang berharga £40 juta (Rp878 miliar) bermain sebagai gelandang serang nomor 10.

Meski susunan lini depan terlihat mewah, justru Palace yang tampil lebih berbahaya di awal laga.

Eberechi Eze bahkan sempat membobol gawang Chelsea lewat tendangan bebas di menit ke-13, namun gol itu dianulir VAR karena Marc Guehi dianggap terlalu dekat dengan pagar betis Chelsea.

Pergantian Pemain Belum Bawa Perubahan

Estevao saat bermain di Chelsea. (REUTERS/David Klein)

Pada babak kedua, Maresca mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Estevao Willian yang didatangkan dari Palmeiras seharga £29 juta (Rp636 miliar) dan Liam Delap yang didatangkan Ipswich Town seharga £30 juta (Rp658 miliar). Namun, keduanya gagal memanfaatkan peluang emas.

Baca juga: Estevao Willian Diprediksi Akan Tampil Menggebrak di Chelsea

Andrey Santos yang turun sebagai pemain pengganti juga menyia-nyiakan kesempatan di depan gawang. Hasilnya, Chelsea harus puas bermain imbang tanpa gol di kandang sendiri.

Hasil ini tentu menjadi awal yang mengecewakan. Padahal, banyak yang berharap Chelsea bisa melanjutkan momentum positif setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub pada musim panas lalu.

Data Statistik Ungkap Permasalahan Chelsea

Meski gagal mencetak gol, data menunjukkan Chelsea sebenarnya tidak sepenuhnya buruk. Mereka mencatat expected goals (xG) sebesar 1,81, lebih tinggi dari Palace yang hanya mencatatkan 1,07.

Menariknya, angka tersebut menjadi xG tertinggi Chelsea di Premier League 2025 tanpa menghasilkan gol.

Baca juga: Meski Kalah dari Arsenal, Ruben Amorim Yakin Manchester United Bisa Kalahkan Klub Manapun di Premier League

Catatan lainnya, hanya ada 12% tim dengan xG antara 1,7–1,9 yang gagal mencetak gol sejak musim 2022/23. Artinya, faktor keberuntungan jelas ikut berperan dalam hasil imbang ini.

Salah satu peluang terbaik bahkan datang di menit akhir, saat sepakan kaki kiri Andrey Santos masih bisa digagalkan kiper Palace, Dean Henderson.

Chelsea Harus Segera Menajamkan Serangan

Pedro Neto saat bermain di Chelsea. (Action Images via Reuters/Andrew Couldridge)

Walau ini baru laga pembuka, tekanan dari fans tetap akan mengarah pada Chelsea. Dengan skuad bertabur bintang dan nilai transfer fantastis, wajar jika ekspektasi begitu tinggi.

Baca juga: Habiskan Rp4,7 Triliun untuk 7 Pemain Baru, Apakah Chelsea Masih Butuh Tambahan Pemain Lagi?

Beberapa pengamat bahkan menilai Chelsea sebagai calon juara Premier League. Namun, jika kreativitas dan ketajaman lini depan tak segera diperbaiki, sulit bagi Chelsea untuk bersaing dengan Liverpool, Arsenal, dan Manchester City.

Untuk saat ini, target realistis tetap finis di empat besar demi tiket Liga Champions musim depan. Chelsea juga perlu menyadari bahwa kemenangan di Piala Dunia Antarklub tidak otomatis berlanjut di Premier League.

Terlebih, mereka hanya memiliki persiapan pramusim singkat selama 13 hari setelah mengangkat trofi Piala Dunia Antarklub pada bulan Juli lalu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC Sport

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU