INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan, dirinya belum memiliki rencana untuk memanggil kembali Mason Greenwood ke skuad The Three Lions.
Greenwood yang kini bermain untuk Marseille, sejatinya sudah pernah mencatat debut bersama Timnas senior Inggris pada 2020, saat melawan Islandia.
Namun, kala itu ia harus dipulangkan bersama Phil Foden setelah keduanya kedapatan melanggar aturan karantina COVID-19.
Baca juga: Terkonfirmasi Positif Covid-19, Lautaro Martinez Absen Bela Timnas Argentina
Greenwood Pertimbangkan Bela Timnas Jamaika
Saat ini, Greenwood sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk membela Timnas Jamaika. Sebab, Ia memenuhi syarat karena memiliki garis keturunan dari sang kakek.
Bahkan, pelatih Timnas Jamaika, Steve McClaren, mengungkapkan, Greenwood sudah mengurus paspor Jamaika.
Meski begitu, Greenwood masih meminta waktu untuk memutuskan masa depannya. Hal ini membuat pintu untuk kembali memperkuat Timnas Inggris sebenarnya belum sepenuhnya tertutup.
Baca juga: Djed Spence Bangga Jadi Pemain Muslim Pertama yang Perkuat Timnas Inggris
Karier Greenwood Bangkit Lagi di Marseille
Karier Greenwood pernah terhenti pada Januari 2022, setelah ia ditangkap atas tuduhan percobaan pemerkosaan dan penganiayaan. Namun, pada Februari 2023 semua tuduhan itu dibatalkan.
Setelah sempat dipinjamkan ke Getafe, Manchester United akhirnya melepas Greenwood ke Marseille pada Juli 2024.
Sejak saat itu, ia kembali menemukan performa terbaiknya. Musim lalu, Greenwood mencetak 21 gol untuk klub Ligue 1 tersebut, dan menjadi salah satu pemain kunci Marseille.
Tuchel Tegaskan Greenwood Bukan Prioritas Timnas Inggris
Tuchel menyatakan, dirinya belum pernah berbicara langsung dengan Greenwood maupun perwakilannya. Ia menegaskan, sang penyerang tidak masuk dalam rencana tim saat ini.
“Saya belum berbicara dengannya ataupun dengan timnya. Sejauh yang saya tahu, dia ingin bermain untuk Jamaika, jadi kami tidak memikirkan hal itu lebih jauh,” ujar Tuchel.
“Dia tidak ada dalam rencana kami saat ini. Saya tidak menutup kemungkinan apa pun di masa depan, tetapi untuk sekarang, dia bukan prioritas,” tambahnya.
Baca juga: Tuchel Akui Bellingham Pemain yang Hebat, Tapi Emosinya Kadang Menjengkelkan
Steve Mcclaren: Jamaika Masih Berharap Greenwood
Di sisi lain, pelatih Timnas Jamaika, Steve McClaren, mengaku sedikit kecewa dengan sikap Greenwood yang belum membuat keputusan.
Jamaika bahkan sudah menyiapkan paspor untuknya, dan berharap datang ke pemusatan latihan.
Namun, dari komunikasi dengan keluarga Greenwood, diketahui sang pemain belum siap berkomitmen pada negara mana pun saat ini.
“Kami sudah mengurus paspornya dan berharap ia datang ke pemusatan latihan. Namun, dari pembicaraan dengan keluarganya, dia belum siap berkomitmen untuk tim mana pun saat ini,” jelas McClaren.
McClaren menambahkan, meski situasi ini cukup mengecewakan, dirinya harus lebih sabar. Ia percaya Greenwood mencintai Jamaika, tetapi untuk sementara sang pemain ingin fokus penuh pada kariernya bersama klub.
“Memang mengecewakan, tapi mungkin kami harus lebih sabar. Mason mencintai Jamaika, itu terlihat dari obrolan saya dengannya. Namun untuk sekarang, dia memilih fokus dulu pada karier klubnya.”
Pelatih Timnas Jamaika itu kemudian menegaskan, jika Greenwood belum bisa berkomitmen, maka yang terbaik adalah tetap melanjutkan perjalanan tim tanpa menunggu keputusan sang pemain.
Baginya, penting untuk mengendalikan hal-hal yang bisa dikendalikan ketimbang terus memikirkan sesuatu yang belum pasti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Metro UK