INDOZONE.ID - Federico Chiesa bertekad membangun karier bersama Liverpool. Ia terbuka mengenai kesulitan yang sempat dihadapinya, sejak bergabung dengan juara Premier League tersebut.
Pemain Timnas Italia itu kini menjadi salah satu idola baru suporter The Reds.
Popularitasnya semakin meningkat setelah penampilan gemilang pada Selasa (23/9/2025), ketika ia sukses memberikan dua assist untuk gol Alexander Isak dan Hugo Ekitike.
Kontribusinya memastikan Liverpool mengalahkan Southampton 2-1, dan melaju ke babak keempat Piala Carabao.
Dalam laga tersebut, Chiesa dinobatkan sebagai Man of The Match.
Ia menilai, performanya musim ini jauh lebih baik dibandingkan musim pertamanya di Anfield, saat hanya mendapat 104 menit bermain di Premier League dari enam pertandingan.
Baca juga: Tingkah Hugo Ekitike di Laga Lawan Southampton Bikin Arne Slot Geram
Pindah dari Juventus
Chiesa bergabung dengan Liverpool pada Agustus 2024 dengan nilai transfer £10 juta dari Juventus. Sejak kedatangannya, ia jarang berbicara panjang kepada media.
Namun kali ini, Chiesa dengan jujur mengungkapkan tekadnya untuk membuktikan diri dan menjawab keraguan.
Arne Slot telah memasukkannya dalam daftar skuad Liga Champions setelah cedera yang dialami rekannya, Giovanni Leoni, cukup serius, ia dipanggil masuk sebagaimana kasus Oleksander Zinchenko di Nottingham Forest.
Baca juga: Dukung Israel, Oleksandr Zinchenko Mendapat Penolakan Gabung Fenerbahce
Tekad Membuktikan Diri
Apa pun yang terjadi, Chiesa menegaskan keinginannya untuk tetap berjuang bersama Liverpool.
“Tahun lalu memang sulit. Saya merasa belum berada di level yang diinginkan pelatih,” ujar Chiesa, yang sempat dikabarkan akan kembali ke Serie A.
“Tapi saya memahami keputusan tersebut. Tahun ini berbeda. Kondisi fisik dan mental saya jauh lebih baik. Pelatih pun melihat perubahan itu dan memberi saya lebih banyak kesempatan,” lanjutnya.
Baca juga: Sempat Kesulitan, Liverpool Akhirnya Menang 4-2 berkat Gol Telat Chiesa dan Salah
Fokus Berkontribusi di Premier League
Menurut Chiesa, berkontribusi di Premier League menjadi salah satu kunci agar seorang pemain Liverpool bisa bertahan.
Ia merasa puas karena mampu menjawab ekspektasi klub, pelatih, dan rekan setimnya. Baginya, setiap pemain Liverpool memang dituntut untuk bisa membuat perbedaan di lapangan.
Kebahagiaan juga dirasakan Chiesa karena kini ia memiliki peran lebih besar. Meski harus bersaing ketat, ia menganggap hal itu sebagai tantangan sekaligus kehormatan bisa bermain untuk klub sebesar Liverpool.
“Saya bermain untuk klub top, mungkin salah satu dari tiga klub terbaik dunia. Tentu saja mereka akan membeli pemain hebat dan persaingan jadi sangat ketat,” kata Chiesa.
Baca juga: Cetak Gol Pertamanya bagi Liverpool di Liga Inggris, Federico Chiesa Dedikasikan untuk Diogo Jota!
Persaingan Jadi Motivasi
Chiesa menegaskan, persaingan bukanlah hal yang membuatnya tertekan. Ia justru melihatnya sebagai kesempatan untuk berkembang.
Menurutnya, jika hanya ingin menghindari persaingan, ia bisa saja memilih klub lain. Namun, ia ingin bertahan di Liverpool untuk membuktikan kualitasnya.
Ia pun menutup dengan rasa percaya diri. Chiesa merasa sudah menunjukkan kapasitasnya saat diberi kesempatan tampil dalam empat pertandingan awal musim ini, dan yakin bisa terus membantu Liverpool meraih hasil positif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail UK