INDOZONE.ID - Masa depan Ruben Amorim di kursi pelatih Manchester United kini berada di ujung tanduk.
Mantan pelatih Sporting CP tersebut gagal membawa Setan Merah untuk bangkit, bahkan masa jabatannya dianggap sudah menjadi sebuah bencana.
Komentar pedas mengenai kondisi ini datang dari Jamie Carragher di acara Monday Night Footbal. Ia menilai performa buruk Man United di bawah asuhan Amorim sudah tidak bisa ditoleransi lagi, terutama karena kekalahan terus berlanjut sejak musim lalu.
Manchester United Terpuruk di Premier League
Carragher mengingatkan bahwa musim lalu United hanya mampu finis di peringkat ke-15 Premier League, sebuah pencapaian yang jauh dari standar klub sebesar Manchester United.
Sayangnya, musim ini pun tidak banyak berubah. Saat ini, Man United tercecer di posisi ke-14 klasemen sementara.
Kekalahan 1-3 dari Brentford pada Sabtu (27/9/2025) dianggap sebagai titik terendah terbaru yang semakin memperbesar tekanan terhadap Amorim.
Menurut Carragher, kondisi ini hanya menegaskan bahwa United semakin kehilangan arah di bawah kepemimpinan sang pelatih.
Carragher: Amorim dan United Sama-Sama Rugi
Menurut Carragher, alasan Amorim masih bertahan di Man United hanyalah karena manajemen klub enggan mengakui kesalahan.
Mereka dinilai sudah terlalu sering membuat keputusan keliru, baik di dalam maupun di luar lapangan, sehingga enggan menambah daftar panjang kegagalan.
“Ini bencana bagi klub dan juga bagi Amorim. Apa yang ia lakukan di Sporting CP memang luar biasa, ia terlihat seperti calon pelatih besar berikutnya," kata Carragher.
Baca juga: Didukung Sir Jim Ratcliffe, Ruben Amorim Tidak Takut Dipecat Manchester United
"Namun, gaya bermain yang ia bawa tidak sesuai dengan tradisi Manchester United. Semakin cepat klub mengambil keputusan, semakin baik untuk semua pihak,” tambahnya.
Carragher menegaskan cepat atau lambat Man United harus mengambil keputusan. Semua pihak, menurutnya, hanya menunggu sesuatu yang sudah tidak bisa dihindari lagi.
Ia mengakui memang tidak ada yang ingin melihat seorang pelatih kehilangan pekerjaannya, namun demi kebaikan Man United, situasi ini harus segera diakhiri.
Sunderland Jadi Ujian Terakhir Amorim Bersama Manchester United?
Kepercayaan manajemen terhadap Amorim kini benar-benar berada di ujung tanduk. Belum ada kepastian apakah Man United akan tetap mendukungnya atau memilih berpisah dalam waktu dekat.
Manchester United akan menghadapi Sunderland, tim promosi, pada Sabtu (4/10/2025) sebelum jeda internasional.
Baca juga: Profil dan Perjalanan Karier Robin Roefs: Tembok Kokoh di Bawah Mistar Sunderland
Pertandingan ini bisa menjadi kesempatan terakhir bagi Amorim untuk membuktikan diri. Namun setelah itu, ujian berat sudah menanti, karena Man United harus bertandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool pada Minggu (19/10/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Monday Night Football