Jumat, 03 OKTOBER 2025 • 12:10 WIB

Dicomeback PSG, Hansi Flick Semprot Pemain Barcelona untuk Bermain Lebih Cerdas

Author

Hansi Flick saat melatih di Barcelona. (REUTERS/Nacho Doce)

INDOZONE.ID - Barcelona harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 1-2 dari Paris Saint-Germain (PSG) di pertandingan Liga Champions. Momen itu berlangsung di Stadion Olimpiade Montjuic, Rabu (1/10/2025).

Sempat unggul lebih dulu melalui gol Ferran Torres di menit ke-19, Blaugrana justru lengah dan gagal mempertahankan keunggulan.

PSG yang bermain lebih disiplin berhasil menyamakan skor lewat pemain muda berusia 19 tahun, Senny Mayulu, sebelum Goncalo Ramos memastikan kemenangan dramatis lewat golnya di menit ke-90.

Baca juga: Manchester United Pantau Situasi Goncalo Inacio, Sporting Disebut Siap Jual Seharga 45 Juta Euro

Hasil ini membuat Barcelona kembali dipertanyakan ketajaman serta konsistensinya di Liga Champions.

“Hari ini saya rasa tidak bisa mengatakan kami berada di level yang sama,” ujar Flick usai laga.

“Saya percaya dengan tim saya, tapi kami tidak tampil maksimal. Setelah 35 menit, PSG mulai menguasai pertandingan. Kami tidak bermain sesuai potensi. Mereka pantas menang," lanjutnya.

Flick: Pemain Barcelona Kelelahan

Saat konferensi pers setelah pertandingan, Flick menjelaskan, faktor kelelahan menjadi salah satu alasan mengapa Barcelona kehilangan kendali di babak kedua.

Beberapa pemain terlihat kehabisan tenaga, sehingga memengaruhi cara tim bertahan maupun menyerang.

Baca juga: Luis Enrique: PSG Pantas Menang Lawan Barcelona meski Banyak Pemain Cedera

Meski begitu, Flick tetap menegaskan, seluruh pemain sudah memberikan usaha terbaik.

Ia menambahkan, ketika skor imbang 1-1, seharusnya Barcelona mampu menjaga struktur pertahanan agar tidak mudah ditembus PSG.

Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki jika ingin bersaing di Liga Champions.

Pentingnya Struktur dan Organisasi Permainan

Flick juga menyoroti betapa pentingnya organisasi pertahanan serta penguasaan bola saat bermain di Liga Champions.

Ia mengakui PSG lebih unggul dalam memanfaatkan ruang dan mengendalikan tempo permainan.

Baca juga: Perubahan Posisi Bermain Ousmane Dembele Berbuah Ballon d’Or dan Trofi Liga Champions untuk PSG

Barcelona disebut kehilangan struktur pada babak kedua, meski ia tetap memberikan pujian kepada Eric Garcia yang tampil solid sepanjang laga.

“Semua pemain harus bertahan, menyerang, dan menguasai bola dengan cerdas. PSG menunjukkan bagaimana memanfaatkan ruang dengan baik. Itu yang harus kami pelajari,” kata Flick.

Pelatih asal Jerman itu percaya, dengan latihan serta evaluasi yang konsisten, Barcelona bisa memperbaiki kelemahan dan kembali bersaing lebih baik di pertandingan berikutnya.

Kekecewaan Flick

Kekecewaan Flick semakin terlihat, usai Barcelona gagal menjaga skor imbang 1-1 hingga akhir pertandingan.

Ia menilai, timnya kurang cerdas mengantisipasi serangan balik PSG yang akhirnya berbuah gol kemenangan di menit-menit akhir.

Baca juga: Suka dengan Gaya Kepelatihan Hansi Flick, Marcus Rashford Beri Kode Untuk Bertahan Lebih Lama di Barcelona

“Tentu saja kami kecewa. Saat skor 1-1, seharusnya kami bermain lebih cerdas di menit-menit akhir. Sayangnya, mereka bisa mencetak gol lewat serangan balik. Kami kurang rapat dalam bertahan dan itu harus diperbaiki,” ujarnya.

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Barcelona yang kini harus segera bangkit sebelum menghadapi Olympiacos dalam tiga minggu mendatang di Liga Champions.

Sementara itu, PSG akan melanjutkan perjalanannya untuk mempertahankan gelar Liga Champions dengan bertandang ke markas Bayer Leverkusen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Marca

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU