Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 09:37 WIB

Bernardo Tavares Mundur dari Kursi Pelatih PSM Makassar

Author

Bernardo Tavares resmi meninggalkan kursi pelatih PSM Makassar. (sumber: Media Officer PSM Makassar)

INDOZONE.ID - Bernardo Tavares resmi meninggalkan PSM Makassar, klub yang ia latih selama 3,5 tahun.

Pengumuman pengunduran dirinya dari jabatan kepala pelatih PSM Makassar disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (1/10/2025).

Bernardo Tavares mengunggah sebuah kolase foto saat PSM Makassar menjuarai Liga 1 hingga potret dirinya berdiri di pinggir lapangan.

Melalui unggahan tersebut, Bernardo Tavares menuliskan pesan pengunduran dirinya dengan menggunakan bahasa Inggris.

Ia memulai tulisannya dengan ucapan terima kasih, lalu menyampaikan pesan karena harus berpisah sebelum waktunya.

Baca juga: Bernardo Tavares Lelang Trophy hingga Kaos Polo, Apa yang Sebenarnya Lagi Terjadi dengan PSM Makassar?

Juru taktik asal Portugal itu juga menjelaskan bahwa alasan pengunduran dirinya adalah keterlambatan pembayaran gaji.

"Terima kasih, Indonesia. Terima kasih, Sulawesi, Makassar. Terima kasih, PSM Makassar. Dengan penuh kesedihan, saya mengumumkan keberangkatan saya dari PSM Makassar, klub tertua di Indonesia dengan sejarah hampir 110 tahun," tulis Bernardo Tavares.

"Alasannya adalah kurangnya pembayaran gaji, situasi yang saya hadapi selama 3,5 tahun menjadi pelatih, namun kini sudah tidak berkelanjutan," tambahnya.

Berikut pernyataan lengkap Bernardo Tavares yang resmi mengundurkan diri sebagai kepala pelatih PSM Makassar:

Pernyataan Bernardo Tavares

Pelatih PSM Makssar, Bernardo Tavares. (Z Creators/Husnil)

Terima kasih, Indonesia. Terima kasih, Sulawesi, Makassar. Terima kasih, PSM Makassar.

Dengan penuh kesedihan, saya mengumumkan keberangkatan saya dari PSM Makassar, klub tertua di Indonesia dengan sejarah hampir 110 tahun. Alasannya adalah kurangnya pembayaran gaji, situasi yang saya hadapi selama 3,5 tahun menjadi pelatih, namun kini sudah tidak berkelanjutan.

Musim lalu, saya bertemu dengan manajemen (Pak Fajrin dan Pak Aksa) yang meyakinkan saya akan stabilitas keuangan dan proyek yang kuat untuk 2025/26. Saya menolak tawaran lain untuk melanjutkan, tetapi kesulitan tetap ada. Sangat sulit untuk mengontrak pemain karena larangan FIFA dan reputasi buruk klub mengenai pembayaran. Namun, meski begitu, kami berhasil membangun tim yang kompetitif yang kini sangat dihargai di Transfermarkt.

Selama periode ini, terlepas dari keterbatasan, kami menciptakan ikatan yang sangat kuat antara staf, pemain, dan penggemar, yang memungkinkan kami mengatasi semua rintangan. Saya pergi sekarang, saat jeda FIFA ini, sehingga klub punya waktu untuk mencari pelatih baru sebelum pertandingan pada 19 Oktober.

Baca juga: PSM Raih Gelar Juara Liga 1, Bernado Traves Rayakan dengan Bawa Bendera Portugal

Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Appi Munafri yang telah mengontrak saya pada 2022, para staf, para pemain yang selalu menunjukkan kesetiaan dan kerja keras, dan terutama para fans, hati sejati PSM Makassar.

Bahkan dengan masalah keuangan yang serius, kehilangan pemain kunci setiap musim, serta bermain dua tahun di luar Sulawesi tanpa stadion di Makassar, bersama-sama kita meraih prestasi bersejarah:

  • Juara Liga Indonesia 2022/23 (setelah 23 tahun)
  • Finalis Piala AFC ASEAN 2022/23
  • Perempat Final Piala Presiden 2022
  • Piala AFC 2023/24 – 10 poin di babak penyisihan grup
  • Semifinal Kejuaraan Klub ASEAN 2024/25

Selama 3 tahun ini, PSM Makassar adalah klub Indonesia dengan performa internasional terbaik, selalu bermain di luar Sulawesi. Selain itu, kami berhasil memiliki skuad termuda di liga, sekaligus mempromosikan banyak pemain ke tim nasional muda dan senior Indonesia.

Saya pergi dengan rasa sakit, tetapi juga dengan rasa bangga. PSM Makassar akan selalu ada di hati.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU