INDOZONE.ID - Pelatih Liverpool, Arne Slot, menegaskan timnya tidak perlu panik meski kembali mengalami kekalahan di menit-menit akhir.
The Reds harus menyerah 1-2 dari Chelsea di Anfield pada Sabtu (4/10/2025), hasil yang membuat mereka mencatat tiga kekalahan beruntun untuk pertama kalinya di era Slot.
Gol kemenangan Chelsea dicetak Estevao pada menit ke-95 setelah pertandingan berjalan ketat sejak awal.
Baca juga: Estevao Willian Diprediksi Akan Tampil Menggebrak di Chelsea
Kedua tim sama-sama kesulitan menguasai jalannya pertandingan, namun The Blues mampu mencuri poin penuh di penghujung laga.
Tren Negatif Liverpool di Awal Musim
Kekalahan ini menambah catatan buruk Liverpool dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, mereka juga takluk 1-2 dari Crystal Palace lewat gol di menit ke-97.
Jika ditambah dengan kekalahan tipis 2-3 dari Galatasaray di Liga Champions (30/9/2025), The Reds kini mengalami tiga kekalahan beruntun. Situasi ini terakhir kali terjadi pada Maret–April 2023.
Baca juga: Liverpool Kalah Lagi, Van Dijk: Tidak Perlu Panik, Kita Harus Perbaiki Diri
Yang menjadi perhatian, permainan Liverpool terlihat tidak solid, terutama pada babak pertama saat menghadapi Chelsea.
Padahal mayoritas skuad inti masih sama dengan musim lalu, hanya ada dua pemain baru yang diturunkan Slot di lini tengah.
Arne Slot Tetap Tenang Hadapi Tekanan
Slot menilai kekalahan ini lebih disebabkan detail kecil yang merugikan tim. Ia juga menyinggung dampak bursa transfer musim panas yang penuh gejolak, termasuk kepergian pemain kunci serta tragedi meninggalnya Diogo Jota.
“Kalau hasilnya imbang atau bahkan menang yang sebenarnya sama-sama mungkin terjadi, awal musim ini akan terlihat luar biasa," ujar Slot.
"Dengan segala hal yang terjadi pada Liverpool musim panas ini, hasil imbang saja sudah cukup pantas untuk kami,” tambahnya..
Komentar ini menunjukkan bahwa Slot tidak ingin timnya larut dalam kepanikan meski sedang mengalami masa sulit.
Masalah di Lini Depan Liverpool
Di lini depan, Alexander Isak yang menjadi rekrutan termahal Liverpool musim panas lalu belum bisa membuktikan ketajamannya.
Minimnya persiapan pramusim bersama Newcastle membuat striker Timnas Swedia itu kesulitan beradaptasi dengan sistem bermain Liverpool.
Baca juga: Eddie Howe Akui Lini Depan Newcastle United Tumpul Usai Alexander Isak Gabung Liverpool
Sementara itu, Mohamed Salah juga belum menemukan performa terbaiknya. Winger Timnas Mesir itu hanya mampu mencetak lima gol dalam 21 laga terakhir bersama Liverpool.
Bahkan, ia kerap membuang peluang emas yang biasanya bisa ia tuntaskan dengan mudah.
Meski begitu, Slot tetap memberikan dukungan penuh untuk Salah. Menurutnya, sang bintang hanya menjadi “korban dari standar tinggi” yang sudah ia ciptakan sendiri selama setahun di Liverpool.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters