Senin, 06 OKTOBER 2025 • 15:00 WIB

Debut Clean Sheet Senne Lammens di Manchester United Disambut Nyanyian "Schmeichel yang Menyamar"

Author

Debut Senne Lammens di Manchester United. (Instagram/@senne_lammens)

INDOZONE.ID - Pendukung Manchester United kembali menunjukkan selera humor khas mereka. Pada laga debut Senne Lammens, kiper berusia 22 tahun itu langsung dibandingkan dengan legenda klub, Peter Schmeichel.

Tentu perbandingan tersebut terdengar berlebihan, mengingat Lammens baru semusim tampil penuh bersama Royal Antwerp di Belgian Pro League.

Namun, nyanyian “Apakah kamu Schmeichel yang menyamar?” yang bergema dari Stretford End lebih menggambarkan keresahan suporter terhadap situasi kiper United.

Mereka sudah kehilangan kepercayaan pada Andre Onana dan Altay Bayindir, sehingga setiap tangkapan sederhana dari Lammens pun disambut sorak sorai penuh harapan.

Baca juga: Dapat Caci Maki di Manchester United, Andre Onana Justru Dipuji Media Turki Usai Tampil Apik untuk Trabzonspor

Clean Sheet Pertama Lammens

Debut Senne Lammens di Manchester United. (Instagram/@senne_lammens)

Pada laga debutnya, Lammens berhasil mencatat clean sheet perdana musim ini. Meski begitu, jalannya pertandingan tidak lepas dari drama.

Salah satunya ketika ia nekat keluar dari gawang di babak kedua untuk berebut bola dengan Bertrand Traoré yang juga melibatkan Bruno Fernandes.

Keputusan itu nyaris berbuah malapetaka, namun Traoré justru dijatuhi kartu kuning karena dianggap melakukan diving.

Baca juga: Cetak Gol ke-100 Untuk Manchester United, Bruno Fernandes: Momen Besar Bagi Saya!

Meski masih ada hal yang harus diperbaiki, Lammens bisa menutup debutnya dengan dua penyelamatan penting.

Ia berhasil menepis tendangan jarak jauh Granit Xhaka yang mengarah ke sudut bawah gawang, serta menggagalkan peluang emas Chemsdine Talbi dengan kakinya dalam situasi satu lawan satu.

Harapan Baru untuk Manchester United

Dua momen penyelamatan itu cukup membuat para suporter kembali menaruh harapan pada posisi kiper United.

Banyak yang mulai bertanya-tanya mengapa pelatih Ruben Amorim baru memberi debut setelah empat pertandingan, padahal Lammens dibeli dengan harga £18,1 juta di hari terakhir bursa transfer.

Baca juga: Peter Schmeichel Sayangkan Keputusan Manchester United Beli Senne Lammens Ketimbang Emi Martinez

“Ketika Senne [Lammens] datang, Altay [Bayindir] masih bermain. Dia juga butuh waktu beradaptasi dengan negara dan latihan baru," kata Amorim.

"Tekanan terhadap kiper di sini sangat besar, jadi kami ingin mempersiapkannya terlebih dahulu. Tapi ini baru satu pertandingan, dia harus terus bekerja keras,” tambahnya.

Statistik Debut Lammens

Debut Senne Lammens di Manchester United. (Instagram/@manchesterunited)

Secara taktik, Lammens terlihat diarahkan untuk lebih sering melakukan umpan panjang.

Berdasarkan statistik Opta, dari 44 umpan yang ia lepaskan, 86,4% di antaranya berupa bola panjang. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata Bayindir yang hanya 56,5% sepanjang musim ini.

Baca juga: Altay Bayindir atau Senne Lammens yang Kawal Gawang MU di Derby Manchester, Ini Jawaban Ruben Amorim

Meski debutnya belum sepenuhnya sempurna, performa Lammens cukup memberi secercah harapan bagi Manchester United.

Namun, ujian yang lebih berat sudah menanti. United akan bertandang ke markas Liverpool di Anfield, sebelum menjamu Brighton di Old Trafford.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Opta, The United Stand

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU