Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 15:10 WIB

Patrick Kluivert Frustrasi Sampai Ingin Meninju Wajahnya Sendiri Karena Mandulnya Lini Depan Timnas Indonesia

Author

Patrick Kluivert saat melatih di Timnas Indonesia. (REUTERS/Stringer)

INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tidak menutupi rasa frustrasinya setelah timnya kembali gagal memaksimalkan peluang di depan gawang.

Kekalahan 3-2 dari Arab Saudi pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026, Rabu (8/10/2025), menjadi pukulan berat untuk Timnas Indonesia yang ingin bermain di Piala Dunia 2026.

Di Jeddah, Indonesia tampil berani dan mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, penyelesaian akhir kembali menjadi masalah utama.

Baca juga: Media Belanda Sebut Harapan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026 Kian Menipis Usai Kalah dari Arab Saudi

Dua gol yang dicetak Indonesia bahkan bukan berasal dari permainan terbuka, melainkan hasil eksekusi penalti Kevin Diks.

Sebaliknya, Arab Saudi berhasil memanfaatkan peluang yang selama ini menjadi ciri khas mereka.

Gol dari Saleh Abu Al-Shamat dan dua tambahan dari Feras Al-Buraikan memastikan kemenangan tuan rumah sekaligus membawa mereka selangkah lebih dekat ke Piala Dunia 2026.

Kluivert Frustrasi dengan Penyelesaian Akhir

“Itu hal yang akan kami perbaiki, tetapi sangat sulit. Kami tidak bisa benar-benar melatih naluri mencetak gol, dan itu fakta,” ujar Kluivert seusai pertandingan.

“Kadang saya sampai ingin meninju wajah sendiri karena frustrasi. Sayangnya, kemampuan mencetak gol bukan hal yang bisa dilatih sepenuhnya,” tambahnya dengan kesal.

Baca juga: Patrick Kluivert Sebut Timnas Indonesia Sudah Bertarung bak Singa meski Kalah dari Arab Saudi

Pernyataan Kluivert menggambarkan frustrasi yang sudah lama ia pendam. Timnas Indonesia tampil terorganisasi dengan baik, progres terlihat dalam transisi dan penguasaan bola, namun hasil akhir tetap tak berpihak.

Pelatih asal Belanda itu tahu bahwa efisiensi di depan gawang adalah hal yang membedakan antara tim yang lolos dan tim yang tertinggal di kualifikasi.

Menjaga Mental di Tengah Tekanan

Kluivert menegaskan, meski kecewa, para pemain Timnas Indonesia tidak boleh kehilangan kepercayaan diri.

Ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan peningkatan dalam hal disiplin dan mental bertanding, meski hasil belum berpihak.

Baca juga: Patrick Kluivert Bongkar Faktor X Kekalahan Timnas Indonesia dari Arab Saudi

Menurutnya, perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia tidak boleh berhenti hanya karena satu kekalahan.

Ia meminta para pemain untuk segera melupakan kekalahan dari Arab Saudi dan fokus pada laga berikutnya melawan Irak.

Dengan jadwal padat, waktu pemulihan fisik dan mental menjadi faktor penting agar skuad Garuda bisa tampil maksimal.

Harapan Terakhir di Laga Kontra Irak

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, duel dengan penggawa Arab Saudi. (Instagram/@timnasindonesia)

Selanjutnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Irak pada Minggu (12/10/2025). Pertandingan ini akan menjadi penentu perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kluivert menyebut kemenangan sebagai satu-satunya pilihan untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026 yang akan menjadi penampilan pertama Indonesia sejak merdeka.

Baca juga: Peluang Lolos ke Piala Dunia 2026 Menipis, Patrick Kluivert Pastikan Timnas Indonesia Bangkit Lawan Irak

Persaingan di grup ini semakin ketat, dengan hanya satu tim yang berhak lolos otomatis ke putaran final bersama Jepang, Korea Selatan, Australia, Iran, Uzbekistan, dan Yordania.

Sementara posisi runner-up harus melanjutkan perjuangan ke babak kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Meski situasi tidak mudah, Kluivert yakin timnya masih memiliki kesempatan. Ia menutup dengan percaya diri bahwa jika Indonesia mampu menemukan kembali ketajaman yang hilang, peluang itu masih terbuka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU