Senin, 20 OKTOBER 2025 • 09:07 WIB

Kapten Nottingham Forest Buka Suara Soal Pemecatan Ange Postecoglou: Pemain Juga Harus Bertanggung Jawab!

Author


Ange Postecoglou dipecat Nottingham Forest. (Reuters/Peter Cziborra)

INDOZONE.ID - Kapten Nottingham Forest, Ryan Yates, menegaskan bahwa para pemain harus ikut bertanggung jawab atas performa buruk tim.

Pernyataan itu ia sampaikan setelah pemilik klub, Evangelos Marinakis, memecat manajer Ange Postecoglou tak lama usai kekalahan telak 0-3 dari Chelsea di kandang sendiri pada Sabtu (18/10/2025).

Keputusan pemecatan tersebut menjadi puncak dari rentetan hasil buruk yang dialami Forest di awal musim Premier League.

Dalam delapan laga yang dijalani di bawah asuhan Postecoglou, Forest belum sekalipun meraih kemenangan.

Baca juga: Pecat Ange Postecoglou, Nottingham Forest Siapkan Roberto Mancini Sebagai Pengganti

Masa Jabatan Singkat Postecoglou di Nottingham Forest

Perjalanan Postecoglou di Nottingham Forest berakhir hanya dalam waktu 39 hari.

Pelatih asal Australia itu tercatat sebagai manajer pertama dalam sejarah klub yang gagal memenangkan satu pun dari delapan laga awalnya.

Pemecatan Postecoglou terjadi sangat cepat, hanya sekitar 20 menit setelah laga kontra Chelsea berakhir.

Baca juga: Nottingham Forest Kembali Raih Hasil Buruk, Penggemar Nottingham Forest Desak Ange Postecoglou untuk Dipecat

Bahkan, sang pelatih belum sempat menjalani sesi wawancara dengan media. Keputusan tersebut membuat banyak pemain terkejut, termasuk kapten klub, Ryan Yates.

"Ange masuk ke ruang ganti setelah pertandingan untuk memberikan evaluasi. Saya keluar untuk melakukan lari pendinginan, lalu saat kembali, berita itu sudah menyebar, dia sudah pergi,” ujar Yates, kepada talkSport.

Kapten Nottingham Forest. Ryan Yates. (Instagram/@ryanyates97)

Ryan Yates menilai bahwa kegagalan tim bukan hanya kesalahan pelatih, melainkan juga tanggung jawab para pemain.

Ia menegaskan pentingnya evaluasi diri untuk memperbaiki situasi dan membawa tim kembali ke jalur kemenangan.

“Tapi yang jelas, kami para pemain harus melakukan lebih banyak. Semua dimulai dari kami di lapangan. Kami belum cukup baik dan harus jujur melihat diri sendiri. Kami berutang kepada para suporter yang masih bertepuk tangan untuk kami meski kalah 0-3 di kandang sendiri. Itu hal yang sangat mengharukan, dan kami harus membalasnya," ujar Yates.

Baca juga:  Bersinar di Nottingham Forest, Manchester City Siap Saingi Chelsea untuk Datangkan Elliot Anderson

Ucapan sang kapten menunjukkan bahwa ruang ganti Nottingham Forest menyadari betul kondisi sulit yang sedang dihadapi klub.

Ia berharap semangat kebersamaan bisa menjadi kunci kebangkitan mereka dalam beberapa pertandingan ke depan.

Forest Terpuruk dan Cari Pengganti Baru

Setelah kekalahan dari Chelsea, Nottingham Forest kini terdampar di zona degradasi, menempati posisi ke-18 klasemen sementara Premier League dengan lima poin dari delapan pertandingan.

Mereka tertinggal dua poin dari Burnley yang berada di posisi ke-17.

Baca juga: Nottingham Forest Keteteran di Papan Bawah, Bukti Bahwa Marinakis Terlalu Gegabah Pecat Nuno Espirito Santo

Selain tampil buruk di liga, Forest juga gagal menunjukkan performa meyakinkan di Liga Europa. Klub ini belum meraih kemenangan sejak laga pembuka musim, membuat situasi semakin tertekan.

Pihak klub kini bergerak cepat mencari pelatih baru. Menurut laporan media Inggris, Sean Dyche, mantan manajer Burnley dan Everton, menjadi kandidat utama untuk mengambil alih kursi pelatih.

Sementara itu, Roberto Mancini, yang pernah membawa Manchester City meraih gelar Premier League pertamanya, juga masuk dalam daftar kandidat untuk membangkitkan Nottingham Forest dari keterpurukan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: TalkSport

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU