Jumat, 14 NOVEMBER 2025 • 14:14 WIB

207 Pembalap BMX Dunia Akan Taklukan Trek Supercross Muncar di Banyuwangi Akhir Pekan Ini

Author

Banyuwangi Gelar Balap Sepeda BMX Internasional Diikuti Rider Lintas Negara (Humas Pemkab Banyuwangi) 

INDOZONE.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menyedot perhatian dunia dengan digelarnya agenda balap sepeda internasional bertajuk Banyuwangi BMX Supercross 2025.

Kompetisi tersebut menjadi satu-satunya ajang BMX Racing di Indonesia yang masuk dalam agenda resmi UCI, sehingga menegaskan posisi Banyuwangi sebagai pusat olahraga ekstrem yang terus berkembang.

Kejuaraan ini akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 15–16 November 2025, di Sirkuit BMX Supercross Muncar. 

Sirkuit ini sudah lama dikenal memiliki trek super panjang yang menjadi tantangan tersendiri bagi setiap rider. 

Baca juga: Timnas Jerman Tak Mau Ambil Risiko, Nagelsmann Fokus Amankan Tiket ke Piala Dunia 2026

Keunikan inilah yang membuat Muncar mendapat perhatian dari atlet dalam dan luar negeri.

Pada Kamis, 13 November 2025, Bupati Banyuwangi Ipuk menyampaikan apresiasinya terhadap kejuaraan tersebut. 

Dalam pernyataannya, Ipuk mengatakan, “Di tahun ini, Banyuwangi BMX Supercross menjadi satu-satunya BMX Racing di Indonesia yang masuk dalam agenda resmi UCI 2025. Bahkan di tingkat ASEAN, tahun ini hanya ada dua event yang masuk agenda resmi UCI. Indonesia di Banyuwangi dan satu lagi ada di Thailand.”

Sebagian dari kutipan tersebut menegaskan betapa pentingnya gelaran tersebut bagi dunia BMX di kawasan Asia Tenggara.

Sirkuit BMX Muncar merupakan lintasan supercross berstandar Olimpiade yang telah direvitalisasi oleh Kementerian PU. 

Baca juga: Rizky Ridho Masuk Nominasi, Bagaimana Mekanisme Pemilihan FIFA Puskas Award 2025?

Proses pembenahan itu melibatkan Tom Ritzenthaler, arsitek yang telah lama berkecimpung dalam perancangan trek BMX internasional, sehingga kualitas lintasan terjamin dan sesuai standar kompetisi dunia.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan, menjelaskan bahwa ajang ini semakin diminati pembalap dari berbagai negara. 

Alfin menegaskan, “Total ada 207 pembalap (rider).” Peserta berasal dari Indonesia, Latvia, China, dan Malaysia, menciptakan suasana kompetitif dengan nuansa global.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, kelas yang dilombakan adalah C1 race, salah satu kelas yang paling bergengsi di dunia BMX. 

Para rider akan adu kecepatan dalam 19 kategori dari tiga kelompok usia. 

Kategorinya meliputi Challence untuk peserta usia 5–16 tahun, Junior untuk usia 17–18 tahun, serta Elite untuk usia 19 tahun ke atas.

Alfin turut mengundang masyarakat untuk menyaksikan kemeriahannya. 

Baca juga: Gol Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Bersaing dengan Lamine Yamal

“Silakan menyaksikan langsung ke Sirkuit Muncar, atau melalui live streaming di youtube Banyuwangi Sport,” ujar Alfin.

Race Director Banyuwangi BMX Supercross 2025, Dadang Haries Poernomo, menguraikan bahwa Sirkuit Muncar memiliki tingkat kesulitan tinggi. 

Trek ini memiliki panjang 465 meter, menjadikannya salah satu yang terpanjang di dunia. Terdapat pula obstacle 4 high jump yang menjadi daya tarik serta tantangan bagi rider.

Dadang menuturkan, “Sirkuit ini juga dilengkapi dua start gate ketinggian 5 dan 8 meter, serta 7 line yang memiliki karekteristik berbeda dan bisa digunakan untuk perlombaan berbagai kelas.”

Dengan fasilitas kelas dunia dan dukungan peserta dari berbagai negara, Banyuwangi BMX Supercross 2025 dipastikan menjadi pertunjukan olahraga spektakuler yang sayang dilewatkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemkab Banyuwangi

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU