Jumat, 21 NOVEMBER 2025 • 16:13 WIB

Jejaring Skandal Judi Sepak Bola Turki Meluas: Komentator, Pelatih hingga Petinggi Klub Ikut Diinvestigasi

Author

Logo Federasi Sepak Bola Turki, TFF. (REUTERS/Dilara Senkaya)

INDOZONE.ID - Skandal judi skala besar di tubuh dunia sepak bola Turki merembet ke mana-mana. 

Otoritas hukum setempat akan melakukan investigasi hingga ke pelatih, komentator, hingga petinggi klub. 

"Ada banyak kelindan antara petinggi klub, wasit, pelatih dan komentator. Kami akan menginvestigasi semuanya," kata Kepala Kejaksaan Istanbul, Akin Gurlek. 

Keterlibatan "orang dalam" - seperti pemain, klub, pelatih dan wasit - dalam perjudian merupakan barang haram di dunia sepak bola. 

Hal itu berpotensi menyebabkan konflik kepentingan yang berujung pada kecurangan yang merusak integritas permainan. 

Baca juga: Rusia Siapkan "Piala Dunia" Tandingan untuk Tim yang Tak Lolos Kualifikasi FIFA Word Cup 2026

Skandal judi yang membelit sepak bola Turki sendiri berlangsung masif. Sebanyak 1.024 pemain dari berbagai jenjang liga telah diskors.

Pertandingan di liga kasta kedua dan ketiga bahkan ditunda selama dua pekan. 

Ketua Federasi Sepak Bola Turki, Ibrahim Haciosmanoglu, mengakui "krisis moral" yang menghantam cabang olahraga ini. 

Penyelidikan yang dilakukan oleh federasi menemukan fakta mencengangkan: 371 dari 571 wasit di liga profesional Turki memiliki akun di situs judi.

Sejak awal bulan ini, 149 wasit dan asisten wasit disuspensi karena terlibat judi. 

Pekan lalu, delapan orang ditangkap, termasuk petinggi klub.  

Baca juga: Nova Arianto Ditunjuk Sebagai Pelatih Baru Timnas U-20, Ternyata Ini Alasannya

"Kami akan melakukan operasi dalam beberapa waktu ke depan. Kami ingin membersihkan sepak bola," kata Akin Gurlek. 

Turki bekerja sama dengan dengan UEFA sebagai Badan Sepak Bola Eropa dan interpol untuk menguak skandal ini. 

Otoritas penegak hukum bahkan memantau aktivitas warganya yang diduga terlibat perjudian ilegal di Montenegro, Siprus, and Georgia.

Kejaksaan masih menunggu tanggapan dari perusahaan judi asing yang platformnya diduga digunakan untuk aktivitas judi ilegal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU