INDOZONE.ID - Tottenham Hotspur akhirnya kembali menampilkan performa yang meyakinkan di kandang setelah melalui periode kurang baik di Premier League.
Kemenangan 2-0 atas Brentford pada Sabtu (6/12/2025) menjadi titik balik yang dibutuhkan skuad asuhan Thomas Frank, terutama setelah hasil mengecewakan melawan Fulham pekan sebelumnya.
Laga ini sekaligus menjadi momentum emosional bagi Frank. Untuk pertama kalinya ia bertanding melawan mantan klub yang pernah ia tangani, Brentford.
Baca juga: Thomas Frank Kecam Suporter Tottenham Hotspur yang Soraki Guglielmo Vicario karena Blunder
Performa Xavi Simons
Tottenham bermain lebih agresif dan terstruktur sejak menit awal, dan pemain yang paling menonjol adalah Xavi Simons.
Pemain Timnas Belanda itu memulai aksinya dengan menciptakan peluang yang berujung pada gol Richarlison, sebelum kemudian mencetak gol indah melalui aksi individu untuk memastikan kemenangan 2-0.
Hasil ini mengakhiri penantian panjang Tottenham untuk kemenangan kandang yang terakhir kali mereka rasakan pada pekan pembuka ketika menaklukkan Burnley.
Baca juga: Xavi Simons Tidak Jadi Starter di 3 Laga Terakhir Tottenham Hotspur, Ini Penjelasan Thomas Frank
Sepanjang tahun 2025, Spurs memang kesulitan meraih poin maksimal di kandang dan hanya mampu meraih empat kemenangan.
“Terkadang Anda bekerja keras dan hasilnya tidak langsung terlihat. Namun hari ini semuanya berjalan dengan baik. Sebelumnya, tim memang sedikit tidak sinkron,” ujar Frank.
Frank menilai bahwa pertandingan melawan melawan Brentford ini akhirnya menciptakan tempo permainan yang selaras.
Hampir seluruh pemain mampu bermain sesuai rencana, bermain lebih mengancam saat menyerang, serta menunjukkan kecepatan, tempo, dan kejutan yang selama ini diinginkan staf pelatih.
Simons Akhirnya Pecah Telur
Simons yang datang dari RB Leipzig pada musim panas, sempat kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain di Tottenham.
Ia lebih sering memulai laga dari bangku cadangan, namun kesempatan yang ia dapatkan melawan Brentford akhirnya berbuah manis.
Baca juga: Manchester United Ingin Datangkan Xavi Simons, Tapi Musim Depan Wajib Bermain di Liga Champions
Setelah memenangkan perebutan bola di tengah lapangan, Simons menggiring bola melewati pertahanan Brentford dan menuntaskannya dengan tembakan yang tak mampu dihentikan Caoimhin Kelleher.
Aksi itu memperlihatkan kualitas dan keberanian yang diharapkan Tottenham darinya sejak awal musim.
“Setiap pemain membutuhkan tambahan kepercayaan diri. Itu muncul dari performa pribadi dan performa tim. Assist dan gol yang ia buat memberi dorongan besar bagi dirinya,” kata Frank.
Fondasi untuk Laga Selanjutnya
Kemenangan ini tidak hanya memperbaiki posisi Tottenham di klasemen Premier League, tetapi juga memberikan bukti bahwa permainan mereka mulai stabil.
Kombinasi kreativitas lini tengah, efektivitas penyerang, dan kerja keras semua pemain membuat Frank kini memiliki fondasi yang lebih solid untuk mengarungi jadwal padat di Premier League.
Bagi Simons, performa ini bisa menjadi titik awal untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak, terutama jika ia mampu mempertahankan kepercayaan diri seperti yang ditunjukkan melawan Brentford.
Dengan kemenangan kandang pertama sejak Agustus, Tottenham kini memiliki modal penting untuk kembali bersaing di papan atas dan memulihkan kepercayaan para pendukung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters