INDOZONE.ID - Hasil Maroko di Piala Afrika 2025 akhirnya sesuai harapan publik tuan rumah. Tim Singa Atlas membuka turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Komoro.
Momen itu terjadi pada laga perdana Grup A, yang digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Minggu (21/12/2025).
Meski meraih tiga poin, kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Hujan yang turun sebelum dan saat pertandingan, membuat tempo permainan tidak stabil.
Maroko juga terlihat tampil di bawah tekanan besar, sebagai tuan rumah sekaligus salah satu favorit juara. Terlebih, karena mereka masih mengejar gelar Piala Afrika pertama dalam kurun 50 tahun terakhir.
Baca juga: Van Dijk Yakin Mohamed Salah Bertahan di Liverpool Setelah Piala Afrika
Situasi semakin menegangkan, ketika Maroko gagal mengeksekusi penalti di babak pertama. Tak lama berselang, kapten tim Romain Saiss harus meninggalkan lapangan pada menit ke-18 akibat cedera pergelangan kaki.
Bek senior tersebut tampak emosional saat ditarik keluar. Sementara tim medis, belum memberikan informasi lanjutan mengenai kondisi cederanya.
Kebuntuan baru terpecah setelah jeda. Pencetak gol Maroko di laga perdana akhirnya muncul dari kaki Brahim Diaz.
Baca juga: Jadwal Pelepasan Pemain untuk Piala Afrika 2025 Mundur Satu Minggu, Kenapa?
Gelandang Real Madrid itu membuka keunggulan sepuluh menit setelah babak kedua dimulai, sekaligus mengangkat mental para pemain tuan rumah.
Dominasi Maroko semakin terasa hingga akhirnya Ayoub El Kaabi menggandakan keunggulan, dan memastikan kemenangan 2-0.
Secara permainan, Maroko sebenarnya berpeluang mencetak skor lebih besar, namun Komoro mampu bertahan cukup solid sebelum kelelahan di menit-menit akhir.
Pelatih Maroko, Walid Regragui, mengakui laga pembuka selalu menjadi ujian tersendiri.
“Pertandingan pertama di turnamen seperti ini tidak pernah mudah. Yang terpenting kami bisa menang dan memulai kompetisi dengan baik di depan pendukung sendiri,” ujarnya.
Regragui juga mengungkapkan, dirinya tidak puas dengan performa tim di babak pertama.
“Saya tidak senang dengan permainan sebelum jeda. Kami membuat beberapa perubahan, dan para pemain langsung menjalankannya dengan cepat,” kata pelatih yang membawa Maroko ke semifinal Piala Dunia 2022.
Sementara itu, Brahim Diaz yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan menilai, Maroko harus bekerja ekstra keras menghadapi lawan yang bertahan rapat.
“Mereka bermain sangat dalam dengan banyak pemain di area bertahan. Kami harus terus menciptakan peluang dan meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir,” kata Diaz.
Setelah hasil positif di laga pembuka ini, perhatian kini tertuju pada jadwal pertandingan Maroko di Piala Afrika selanjutnya.
Maroko dijadwalkan menghadapi Mali pada Jumat (26/12/2025) mendatang, yang diprediksi menjadi ujian lebih berat di fase grup.
Kemenangan atas Komoro setidaknya memberi modal kepercayaan diri bagi Maroko untuk melangkah lebih jauh, dan menjaga asa mengakhiri penantian panjang gelar juara di turnamen kontinental Afrika ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters