Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 15:10 WIB

Piala Afrika: Afsel Tak Gentar Meski Mesir Punya Mohamed Salah

Author

Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, terlihat bereaksi dalam laga Lesotho kontra Afrika Selatan pada Kualifikasi Piala Dunia zona CAF Grup C di Stadion Toyota, Bloemfontein, Afrika Selatan, 5 September 2025. (REUTERS/Siphiwe Sibeko)

INDOZONE.ID - Tim nasional Afrika Selatan menegaskan, tidak gentar menghadapi Mesir meski lawan diperkuat bintang kelas dunia seperti Mohamed Salah. 

Pelatih Afsel, Hugo Broos, menyatakan, timnya tidak akan mengubah pendekatan hanya untuk meredam satu atau dua pemain lawan jelang laga penting di Piala Afrika 2025.

Berdasarkan jadwal Afsel vs Mesir di Piala Afrika 2025, kedua tim akan saling berhadapan pada laga lanjutan Grup B. Mesir datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Zimbabwe pada pertandingan pembuka. 

Baca juga: Pelatih Afrika Selatan Tidak Takut Hadapi Salah dan Marmoush di Piala Afrika

Dalam laga tersebut, Omar Marmoush mencetak gol penyeimbang sebelum Mohamed Salah memastikan kemenangan lewat gol penentu di menit-menit akhir.

Kemenangan itu juga menunjukkan kondisi terbaru Mohamed Salah di AFCON yang dinilai cukup bugar dan siap menjadi tumpuan Mesir. 

Meski demikian, Broos menegaskan, Afrika Selatan tidak ingin terjebak hanya memikirkan satu pemain, meskipun Salah dikenal sebagai ancaman utama di lini serang.

Baca juga: Afrika Selatan Lolos ke Piala Dunia 2026, Sang Pelatih Berhasil Tepati Janjinya Dua Tahun Lalu

Sementara itu, Afrika Selatan juga memulai turnamen dengan hasil positif. Mereka menaklukkan Angola dengan skor identik 2-1, berkat gol jarak jauh spektakuler dari Lyle Foster yang menjadi pembeda dalam laga pembuka Grup B.

Broos menekankan, fokus utama timnya adalah permainan kolektif. 

Ia mengakui kualitas Salah, Marmoush, hingga pemain Mesir lainnya. Namun, penilaian itu terlalu berisiko, jika hanya menyiapkan rencana khusus untuk satu nama saja. 

Menurutnya, Mesir memiliki banyak opsi berbahaya di berbagai lini.

Terkait strategi pelatih Afrika Selatan hentikan Mo Salah, Broos menegaskan tidak akan menerapkan penjagaan khusus atau skema berbeda. 

Ia memilih mempertahankan gaya bermain Afsel dengan mengandalkan organisasi tim, disiplin posisi, dan kualitas pemain yang biasa diturunkan.

Keyakinan Afrika Selatan juga diperkuat oleh catatan pertemuan sebelumnya. Pada Piala Afrika 2019, Afsel secara mengejutkan menyingkirkan Mesir yang berstatus tuan rumah dengan kemenangan 1-0 di babak 16 besar, hasil yang hingga kini masih dikenang.

Broos memiliki pengalaman panjang menghadapi Mesir. Ia pernah membawa Kamerun menjuarai Piala Afrika 2017 setelah menaklukkan Mesir di partai final. 

Pengalaman tersebut membuatnya yakin bahwa laga besar di turnamen ini lebih ditentukan oleh kekompakan tim dibanding duel individu semata.

Dengan modal kemenangan di laga pembuka dan kepercayaan diri yang terjaga, Afrika Selatan berharap bisa kembali mengalahkan Mesir dan menjaga peluang lolos ke fase berikutnya tetap terbuka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU