4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ternyata Mualaf: Ada yang Dapat Julukan Wak Haji!
INDOZONE.ID - Timnas Indonesia telah diperkuat oleh banyak pemain naturalisasi hingga sekarang. Beberapa di antara mereka ada yang beragama Islam, meski tidak lahir di negara dengan penduduk mayoritas muslim.
Para pemain tersebut ada yang beragama Islam sejak lahir atau memilih mualaf pada umur tertentu. Bagi para pemain yang mualaf, mereka punya kisah tersendiri sebagai titik balik dalam perjalanan spiritualnya.
Lantas, siapa saja para pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang beragama Islam? Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah!
Baca juga: Demi Juarai Piala AFF 2026, Media Vietnam Nilai Timnas Indonesia Telah Lakukan Langkah Strategis
4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Beragama Islam
1. Ragnar Oratmangoen
Daftar ini akan dimulai dari salah satu pemain andalan Timnas Indonesia era sekarang, yaitu Ragnar Oratmangoen.
Oratmangoen memiliki darah Maluku, Indonesia, dari sang kakek. Lahir di Oss, Belanda, pada 21 Januari 1998, Oratmangoen didik sebagai penganut Kristiani.
Namun, ia menemukan jalan ke Islam hingga memutuskan untuk menjadi mualaf pada umur 15 tahun. Pengaruh Islam didapatkan Oratmangoen dari temannya di akademi sepak bola.
Kini, Oratmangoen mendapatkan julukan Wak Haji dari para suporter Timnas Indonesia. Debut bersama Timnas Indonesia pada 26 Maret 2024, Oratmangoen telah tampil 12 kali dengan torehan 2 gol.
2. Cristian Gonzales
Posisi kedua ditempati oleh Cristian Gonzales yang memeluk Islam pada 9 Oktober 2003. Ia bahkan memiliki nama Islam, yaitu Mustafa Habibi.
Lahir di Montevideo, Uruguay, pada 30 Agustus 1976, Gonzales merupakan penganut Katolik. Pengaruh Islam kepada Gonzales didapatkan saat membela PSM Makassar.
Baca juga: Media Jepang Sebut Timnas Indonesia Tidak Menakutkan: Mereka Cuma Ngandelin Naturalisasi
Karena sering dengar suara azan kala membela PSM, Gonzales mulai tertarik kepada Islam. Ujungnya, keputusan besar diambil oleh Gonzales dengan berpindah keyakinan dengan mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Al-Akbar Surabaya.
Selang tujuh tahun setelah mualaf, tepatnya pada 3 November 2010, Gonzales resmi menyandang status warga negara Indonesia (WNI).
Gonzales tampil 32 kali untuk Timnas Indonesia sejak debut pada 21 November 2010, dengan torehan 13 gol.
3. Diego Michiels
Selanjutnya, ada Diego Michiels yang resmi mendapatkan status WNI pada 2011 silam. Ia memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Robbi Michiels. Ibu Diego Michiels adalah Annet Kloppenburg yang merupakan warga Belanda.
Selang dua tahun setelah jadi WNI, Diego Michiels memilih pindah keyakinan dengan memeluk Islam.
Baca juga: 11 Ribu Personel Gabungan Amankan Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia
Ketertarikan Diego Michiels terhadap Islam dimulai dari teman-temannya di Belanda yang merupakan muslim. Setelahnya, ia mempelajari buku tentang Islam hingga memutuskan untuk mualaf.
Kini, Diego Michiels tidak lagi membela Timnas Indonesia. Akan tetapi, pemain berumur 35 tahun itu pernah jadi andalan di sisi kanan pertahanan Timnas Indonesia.
Diego Michiels debut bersama Timnas Indonesia senior pada 29 Februari 2012, dengan total tiga penampilan. Diego Michiels lebih sering tampil bersama Timnas Indonesia U-23 dengan catatan 16 penampilan.
4. Esteban Vizcarra
Terakhir, ada Esteban Vizcarra yang lahir di Belen de Escobar, Argentina, pada 11 April 1986. Pemain yang telah malang-melintang di sepak bola Indonesia ini, memutuskan jadi mualaf pada 2012 saat mempersunting gadis Indonesia, Resti Ayu Ferdina.
Bersama Timnas Indonesia, Vizcarra debut pada 10 Oktober 2026. Sayangnya, ia cuma sekali mengenakan seragam Timnas Indonesia.
Nah, itulah daftar pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang beragama Islam. Setiap pemain punya kisah masing-masing hingga memeluk Islam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, Transfermarkt