INDOZONE.ID - Kiper merupakan salah satu posisi yang vital dalam sepak bola. Kiper bertugas menjaga gawang agar tak kebobolan tim lawan.
Namun di era sepak bola modern sekarang ini, kiper tak cuma bertugas sebagai penjaga gawang. Mereka juga dituntut mampu membaca permainan, mengatur ritme dan mengatur serangan dari lini belakang.
Sehingga jangan heran kalau kiper bisa mencetak gol atau memberikan assist lewat umpan bola mati atau tendangan jarak jauh yang akurat.
Artikel ini akan membahas kiper dengan assist terbanyak dalam sejarah sepak bola, dilansir dari Statmuse. Lalu siapa saja mereka? Ini daftarnya!
1. Ederson Santana de Moraes
Mantan kiper Manchester City, Ederson Moraes memegang rekor assist terbanyak sepanjang sejarah di lima liga top Eropa, dengan total tujuh assist di Premier League.
Sejumlah assist-nya tercipta melalui umpan panjang presisi tinggi yang memanfaatkan kecepatan striker.
Saat ini, Ederson bermain untuk Fenerbahçe SK setelah meninggalkan Manchester City pada September 2025 lalu.
2. Paul Robinson
Posisi kedua ada Paul Robinson, mantan kiper Tottenham Hotspur dan timnas Inggris.
Sepanjang kariernya, Robinson mencatatkan lima assist di Liga Inggris. Pencapaian ini sempat menjadikannya sebagai kiper dengan assist terbanyak di dunia sebelum disusul oleh Ederson.
Paul Robinson mengakhiri kariernya di Burnley pada 1 Juli 2017. Saat itu ia berusia 37 tahun dan memutuskan pensiun karena masalah cedera punggung.
3. Pepe Reina
Selanjutnya ada Pepe Reina, legenda klub Liverpool FC. Sepanjang kariernya, Reina mencatatkan empat assist.
Reina pernah memenangkan Golden Glove 3 kali berturut-turut di awal kariernya bersama Liverpool. Prestasi itu tak terlepas dari kehebatannya dalam menjaga gawang dan memberikan assist.
Pepe Reina resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada usia 42 tahun pada Mei 2025 saat berseragam Como 1907.
4. David Seaman
Legenda Arsenal, David Seaman masuk dalam daftar kiper dengan assist terbanyak di dunia. Ia mengoleksi empat assist di Liga Inggris sepanjang kariernya.
Seaman resmi pensiun dari sepak bola profesional pada 14 Januari 2004, ketika membela Manchester City. Alasan pensiun karena cedera bahu parah yang tak kunjung sembuh.
Meski menjadi benteng terakhir lini belakang tim, Seaman mampu memberikan umpan gol lewat bola hidup, memanfaatkan tendangan yang akurat.
5. Alisson Becker
Alisson Becker mencetak tiga assist sepanjang kariernya. Ketiga assist itu dicetak di Liga Inggris bersama Liverpool.
Uniknya, ketiga assist itu diberikan kepada Mohamed Salah. Ia sering memberikan umpan jauh ke depan dengan sangat akurat hingga menciptakan gol.
Kontrak Alisson Becker di Liverpool berakhir pada 2027 mendatang. Ia pernah mengatakan akan pulang ke Brasil dan mengakhiri kariernya di sana.
Faktor Kiper Bisa Cetak Assist
Ada beberapa faktor yang membuat kiper bisa mencetak assist saat bertanding. Berikut penjelasannya:
1. Kemampuan Mendistribusi Bola
Kiper yang memiliki akurasi umpan jarak jauh lewat sepakan voli atau bola mati, berpeluang besar mencetak assist. Apalagi jika bola langsung mengarah ke striker yang sudah menunggu di dekat kotak penalti lawan.
2. Kemampuan Membaca Permainan
Di era modern ini, kiper dituntut untuk mampu membaca permainan. Kiper harus bisa melihat posisi penyerang yang sedang melakukan counter-attack cepat.
3. Situasi Bola Mati
Beberapa kiper memiliki kemampuan tendangan bebas atau lemparan jauh yang akurat. Lemparan cepat ke pemain depan saat lawan belum siap sering menghasilkan assist.
Perbedaan Kiper Modern vs Tradisional
Di era sepak bola tradisional, tugas kiper cuma menangkap dan menendang bola sejauh mungkin ketika dalam situasi bahaya.
Namun sekarang, terjadi evolusi besar dalam tugas seorang kiper. Tak cuma menjaga gawang, kiper juga punya peran dalam terjadinya gol.
Baca juga: Jurnalis Belanda Yakin Ajax akan Beli Kiper Baru untuk Jadi Kompetitor Maarten Paes
Kiper Tradisional
- Fokus utama pada penyelamatan dan positioning
- Jarang terlibat dalam build-up
- Distribusi bola terbatas pada sapuan atau tendangan jauh tanpa target spesifik
Kiper Modern
- Aktif dalam sirkulasi bola
- Mampu bermain dengan kaki layaknya bek tengah
- Terlibat dalam skema taktik menyerang
- Potensi mencatat assist lebih besar
Di era sepak bola modern ini, kiper tak lagi sebagai penjaga gawang, tetapi juga sebagai bagian penting dalam membangun serangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA, Statmuse