INDOZONE.ID - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, bangga pada desain jersey anyar Timnas Indonesia yang dirilis Kelme, Kamis 12 Maret 2026.
Jersey kandang TImnas Indonesia didominasi warna merah dengan cipratan garis putih yang membuatnya manis.
Sementara itu, jersey tandang pertama Timnas Indonesia didominasi warna putih yang terlihat simpel dari jauh. Akan tetapi, saat diteliti, ada desain batik di jersey tandang tersebut yang menonjolkan budaya Indonesia.
Erick menilai jersey kandang Timnas Indonesia menonjolkan identitas bangsa dengan sentuhan motif yang terinspirasi dari tenun.
Baca juga: Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Bojan Hodak: Layak Masuk!
Lalu, untuk jersey tandang, Erick senang dengan sentuhan batik yang menandakan karya seni itu adalah identitas budaya milik Indonesia.
“Kenapa pakai batik? Karena batik memang punya kita. Jangan sampai diklaim bangsa lain. Itu yang saya rasa patut diapresiasi, bahwa kita menonjolkan batik sebagai identitas Indonesia,” ujar Erick.
Selain desain, Erick juga menyoroti kualitas jersey anyar Timnas Indonesia dari Kelme ini. Menurutnya, para pemain Timnas Indonesia beri respons positif terhadap jersey ini karena ringan dan nyaman digunakan.
Jersey Anyar Timnas Indonesia Debut di FIFA Series 2026
Timnas Indonesia akan menggunakan jersey anyar ini di FIFA Matchday terdekat, yaitu FIFA Series 2026. Turnamen itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada 27 dan 30 Maret 2026.
Erick berharap kehadiran pelatih baru John Herdman, jersey baru, dan semangat baru dapat membawa energi positif bagi skuad Garuda.
“Pelatih baru, jersey baru, semangat baru. Tinggal hokinya baru atau tidak, nanti kita lihat,” kata Erick.
Sementara itu, jersey khusus kiper juga mencuri perhatian Erick karena memiliki warna mencolok dan corak unik. Erick bahkan langsung memborong seluruh varian jersey anyar Timnas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan, Pers Rilis