Jumat, 13 MARET 2026 • 17:45 WIB

Tangkas, Cerdas, Berkeringat: Panduan Lengkap Memulai Olahraga Squash bagi Pemula!

Author

Ilustrasi Olahraga Squash. (Freepik)

INDOZONE.ID - Bagi Anda yang bosan dengan rutinitas olahraga di gym atau merasa tenis dan badminton kurang memberikan intensitas yang Anda cari, saatnya melirik dinding kaca. 

Selamat datang di dunia Squash, sebuah olahraga raket yang sering disebut sebagai "catur dalam kecepatan tinggi" karena kombinasi antara strategi cerdas dan kecepatan fisik yang luar biasa.

Berikut adalah panduan lengkap mengenal Squash, olahraga yang siap menguras keringat Anda dalam waktu singkat:

Baca juga: Menteri Olahraga Iran Klaim Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

Sejarah Singkat Olahraga Squash

Ilustrasi Olahraga Squash. (Freepik)

Siapa sangka olahraga elit ini bermula dari balik jeruji besi? Squash lahir pada abad ke-19 di penjara Fleet, London, Inggris. 

Para tahanan kala itu mengisi waktu dengan memukul bola ke dinding. Tradisi ini kemudian diadopsi oleh siswa di sekolah Harrow pada tahun 1830-an. 

Nama "Squash" sendiri diambil dari suara bola karet yang membal dan "tergencet" (squashed) saat menghantam dinding. Kini, Squash telah berkembang menjadi olahraga global yang kompetitif di bawah naungan World Squash Federation (WSF).

Aturan Dasar Permainan Olahraga Squash

Ilustrasi Olahraga Squash. (Freepik)

Berbeda dengan olahraga raket lainnya yang menggunakan net, Squash menggunakan dinding sebagai media pantul utama.

  • Dinding Depan adalah Kunci: Setiap pukulan harus mengenai dinding depan, baik secara langsung maupun melalui dinding samping/belakang, sebelum menyentuh lantai.
  • Pantulan Lantai: Bola hanya boleh memantul satu kali di lantai sebelum dipukul kembali.
  • Sistem Skor: Biasanya menggunakan sistem rally point hingga angka 11 (terbaik dari 3 atau 5 set).
  • Interferensi: Karena dua pemain berbagi ruang yang sama, ada aturan ketat mengenai Let (mengulang poin) dan Stroke (poin gratis) jika salah satu pemain menghalangi lawan.

Baca juga: Daftar Olahraga dengan Penggemar Terbanyak di Dunia dan Alasannya

Lapangan dan Peralatan

Ilustrasi Olahraga Squash. (Freepik)

Ukuran Lapangan: Lapangan squash berbentuk kotak tertutup berukuran 9,75 meter x 6,4 meter. Terdapat garis "tin" (garis batas bawah di dinding depan) yang jika terkena bola, maka dianggap mati.

  • Raket: Lebih panjang dan ramping dibanding raket tenis, namun lebih kokoh dibanding raket badminton.
  • Bola Karet: Inilah keunikan Squash. Bola karetnya berongga dan perlu "dipanaskan" dengan cara dipukul berkali-kali ke dinding agar daya pantulnya maksimal.
  • Sepatu Non-Marking: Wajib digunakan agar tidak meninggalkan bekas coretan pada lantai kayu lapangan.

Manfaat Olahraga Squash bagi Kesehatan

Banyak ahli kesehatan menobatkan Squash sebagai salah satu olahraga paling sehat di dunia. Mengapa?

  • Kardiovaskular Maksimal: Pergerakan yang eksplosif (lari, berhenti, berbalik arah) melatih jantung secara intens.
  • Efisien Bakar Lemak: Bermain squash selama satu jam dapat membakar antara 600 hingga 1.000 kalori, jauh lebih tinggi dibanding lari santai atau berenang.
  • Melatih Refleks dan Koordinasi: Kecepatan bola yang sangat tinggi melatih koordinasi mata dan tangan serta ketajaman refleks saraf Anda.
  • Kekuatan Otot: Gerakan lunge saat menjangkau bola sangat efektif untuk memperkuat otot paha, betis, dan bokong (glutes).

Squash bukan sekadar tentang seberapa keras Anda memukul bola, tapi seberapa cepat Anda mampu berpikir di bawah tekanan fisik yang hebat. 

Jika Anda mencari cara baru untuk menantang batas kemampuan diri sambil membuang stres, lapangan squash adalah tempat yang tepat. Siapkah Anda beradu kecepatan dengan dinding?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU