INDOZONE.ID - Thomas Tuchel angkat bicara soal kembalinya Ben White ke skuad Timnas Inggris.
Manajer asal Jerman itu meminta bek Arsenal tersebut untuk membersihkan suasana dengan rekan-rekan setimnya di ruang ganti.
White kembali dipanggil ke Timnas Inggris untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun.
Ia terakhir kali memperkuat The Three Lions pada Piala Dunia 2022 di Qatar, sebelum memutuskan hengkang lebih awal.
Baca juga: Indonesia Ternyata Punya 17 Stadion Berstandar FIFA, Ini Daftarnya!
Kembali Setelah Perselisihan dengan Staf Southgate
Kepergian White dari skuad Piala Dunia 2022 sempat menjadi misteri.
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) saat itu hanya menyebut alasan pribadi, namun sumber ESPN mengungkapkan bahwa hal itu dipicu oleh perselisihan dengan staf pelatih era Gareth Southgate.
Southgate kemudian membantah adanya hubungan yang rusak, namun mengakui bahwa White menyatakan tidak lagi ingin dipanggil ke timnas.
Kini, setelah lebih dari tiga tahun, pemain berusia 28 tahun itu akhirnya bersedia kembali.
Baca juga: Panduan Lengkap Teknik Lompat Jauh: Bedah Fase Awalan, Tolakan, hingga Mendarat
Tuchel Beri Kesempatan Kedua
Tuchel mengaku sudah melakukan pembicaraan positif dengan White tahun lalu.
Ia kemudian memanggil sang bek setelah Jarell Quansah harus keluar karena cedera dari skuad awal yang berisi 35 pemain.
"Saya pikir semua orang pantas mendapatkan kesempatan kedua," ujar Tuchel dalam jumpa pers, Kamis (26/3).
"Saya tidak tahu persis apa yang terjadi. Saya juga tidak terlalu tertarik karena saya ingin membuka halaman baru, buku baru, kesempatan baru."
Baca juga: Merayakan Kiprah Lionel Messi Sebelum Panggung Perpisahan Piala Dunia Terakhirnya
White Disebut Sangat Emosional Saat Dipanggil
Tuchel menceritakan bagaimana reaksi White saat mendapat panggilan. Ia menyebut bek serbabisa itu sangat antusias dan bahkan emosional.
"Begitu saya bertanya apakah dia siap bermain untuk saya dan Inggris, dia langsung tanpa ragu mengatakan dia sangat menginginkannya. Dia sangat ingin kembali," kata Tuchel.
"Saat kesempatan itu terbuka karena cedera Jarell Quansah, reaksinya datang dalam hitungan detik. Positif, dia sangat emosional. Itu menunjukkan bahwa dia benar-benar serius."
Baca juga: Merayakan Kiprah Lionel Messi Sebelum Panggung Perpisahan Piala Dunia Terakhirnya
"Bersihkan Suasana" dengan Rekan Setim
Meski memberi dukungan penuh, Tuchel menekankan bahwa White perlu menyelesaikan masalah dengan rekan-rekannya yang masih tersisa dari skuad Piala Dunia 2022. Ada 11 pemain dalam skuad saat ini yang pernah bersama White di Qatar.
"Menurut saya, perlu baginya untuk membersihkan suasana dengan rekan-rekan setimnya. Saya pikir dia melakukannya dan akan melakukannya begitu para pemain yang dulu bersamanya di Piala Dunia kembali bergabung," jelas Tuchel.
"Dari sana kita lanjutkan. Mari kita lihat bagaimana perkembangannya. Dia mendapat dukungan saya dan semoga juga mendapat dukungan dari para penonton."
Baca juga: Ambisi Ousmane Dembele dengan Predikat Pemain Terbaik FIFA Menyongsong Piala Dunia 2026
Alasan Pilih White, Tinggalkan Alexander-Arnold
Keputusan Tuchel memanggil White juga menarik perhatian karena ia memilih bek Arsenal itu dibandingkan Trent Alexander-Arnold. Bek Real Madrid tersebut tidak masuk dalam skuad kali ini.
Tuchel mengakui itu adalah pilihan yang sulit dan bahkan tidak adil sampai batas tertentu. Namun, ia merasa perlu memberi kesempatan kepada White dan Tino Livramento yang tampil apik di kamp-kamp sebelumnya.
"Saya pikir saya tahu apa yang bisa diberikan Trent kepada kami, jadi pilihannya adalah memanggil Ben dan Tino. Ada banyak pemain di posisi bek kanan yang memperebutkan tiket ke Piala Dunia, jadi saya tidak ingin meninggalkan mereka," pungkasnya.
Inggris akan menghadapi Uruguay pada Jumat (27/3) dan Jepang pada Selasa (31/3) dalam dua laga uji coba. White berpeluang tampil, terutama di laga pertama mengingat Tuchel memutuskan memberi istirahat panjang kepada 11 pemain termasuk kapten Harry Kane.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Espn.com