Senin, 20 APRIL 2026 • 18:52 WIB

PSSI Kecam Tendangan Kungfu Fadly Alberto, Bakal Diberi Sanksi Tegas

Author

Pemain Bhayangkara FC, Fadly Alberto Hengga lakukan tendangan kungfu kepada pemain Dewa United di laga Elite Pro Academy (EPA) U-20. (Instagram/@smgfootball/@albrtoo_10)

INDOZONE.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengecam aksi kekerasan yang terjadi di Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United U-20 melawan Bhayangkara FC U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026).

Dalam video yang viral di media sosial, pemain Bhayangkara FC U-20, sekaligus eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga melepaskan tendangan kungfu kepada pemain Dewa United selepas laga.

Aksi kekerasan bermula saat wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, yang dimenangkan Dewa United U-20 dengan skor 2-1.

Baca juga: Imbas Tendangan Kungfu, PSSI Jatim Larang Hilmi Gimnastiar Aktif di Sepak Bola Seumur Hidup

Para pemain terlibat aksi saling dorong hingga akhirnya pecah menjadi keributan. Tiba-tiba dari kejauhan, Alberto berlari kencang dan melepaskan tendangan kungfu ke salah satu pemain Dewa United.

Terkait insiden ini, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan federasi mengutuk keras apa yang dilakukan Alberto. Aksi Alberto dinilai tidak mencerminkan sportivitas.

"PSSI termasuk ketua umum sangat mengutuk keras kejadian ini dan pemain yang melakukan kekarasan itu. PSSI segera menyampaikan hal ini kepada komite disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya," ujar Yunus, dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin, (20/4/2026).

Yunus menambahkan, PSSI akan mengambil sikap tegas untuk semua pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Yunus juga menyinggung perangkat pertandingan yang dinilai lalai dalam melaksanakan tugas.

Baca juga: 5 Pesepakbola yang Hobi Berkelahi di Dalam Lapangan: Hajar Teman Sendiri hingga Beri Tendangan Kungfu ke Penonton

"Itu menjadi atensi PSSI. Kami menyerahkan kepada Ketua Komite Wasit (Yoshimi) Ogawa untuk mengevaluasi kejadian tersebut, lalu memberikan edukasi serta sanksi kepada perangkat pertandingan jika ternyata terbukti lalai," kata dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU