Sabtu, 06 JUNI 2026 • 14:22 WIB

Woman Rally Team Tantang Kelas Neraka di Semarang

Author

Woman Rally Team SWRT siap hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026 di Semarang dengan target bersaing di kelas F3. (Dok. Woman Rally Team SWRT)

INDOZONE.ID - SIMPATI Woman Rally Team (SWRT) menjalani laga penting di Putaran 2 Kejuaraan Nasional Sprint Rally 2026. Balapan berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, pada 6-7 Juni 2026.

Tiga pereli perempuan, Diva Zahra, Patricia Revalina, dan Larasati, akan menghadapi salah satu lintasan paling menantang musim ini sekaligus menguji kekompakan mereka sebagai sebuah tim.

Sirkuit POJ City punya karakter yang cukup unik.

Lintasannya sepanjang 4,6 kilometer dengan lebar antara 6 hingga 10 meter. Trek ini dikenal cepat, mengalir, dan penuh debu.

Selama akhir pekan, para peserta akan menghadapi empat special stage (SS).

Baca juga: Rifat Sungkar Bentuk Tim Reli Wanita Pertama di Indonesia, Ini Alasannya

Debut Langsung Masuk Kelas "Neraka"

Ada tantangan lain yang menunggu SWRT. Putaran ini menjadi penampilan perdana mereka sebagai satu tim.

Jika Diva Zahra sudah cukup mengenal atmosfer persaingan nasional, Larasati dan Patricia Revalina masih dalam tahap adaptasi.

Keduanya juga harus menghadapi Kelas F3, kategori yang kerap dijuluki "kelas neraka" karena persaingannya sangat rapat.

Di kelas mobil 1.600 cc non-turbo tersebut, banyak nama berpengalaman yang sudah lama bersaing di lintasan reli nasional.

“Tujuan utama kami adalah bagaimana para pereli perempuan ini bisa fokus berkompetisi dan berkembang di kejuaraan wanita. Saya ingin mereka bisa tampil kompetitif dan terus mengalami peningkatan dari putaran ke putaran,” ujar Rifat Sungkar, mentor SWRT.

Diva Zahra Tunjukkan Sinyal Positif

Menjelang balapan, Diva Zahra menunjukkan performa yang cukup menjanjikan.

Pada sesi shakedown yang digelar Jumat, 5 Juni 2026, ia berhasil menempati posisi keempat di Kelas F3.

Hasil tersebut cukup menarik perhatian. Pasalnya, Diva bersaing langsung dengan sejumlah pereli pria yang lebih berpengalaman.

“Performa Diva sejauh ini cukup bagus. Di kelas F3 yang bisa dibilang salah satu kelas ‘neraka’, dia mampu bersaing ketat dengan para pereli pria. Itu menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Saat ini Diva sudah berada di papan tengah pereli nasional dan terus menunjukkan tren peningkatan performa,” lanjut Rifat.

Larasati dan Patricia Fokus Tambah Jam Terbang

Sementara itu, Larasati dan Patricia Revalina masih berada dalam fase pengembangan.

Putaran di Semarang menjadi kesempatan penting untuk menambah pengalaman balap sekaligus membangun mental bertanding.

“Goals bagi Larasati dan Patricia Revalina adalah tampil sebaik mungkin dan konsisten. Putaran ini menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk meningkatkan skill dan mental,” tambah Rifat.

Sepanjang musim 2026, keduanya ditargetkan bisa menjaga posisi di lima besar klasemen Kejuaraan Wanita.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Woman Rally Team SWRT

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU