INDOZONE.ID - Olahraga padel memang belakangan ini tengah naik daun, dan menjadi tren baru di kalangan pencinta olahraga raket.
Bagi Anda yang baru ingin mencoba, padel sering kali digambarkan sebagai perpaduan antara tenis dan skuas. Konsepnya sangat menyenangkan, dinamis, dan tidak sesulit tenis konvensional untuk dipelajari oleh pemula.
Sebagai panduan instruksional, artikel ini akan membedah secara taktis aturan dasar, kemiripan sistem skornya dengan tenis, hingga cara memanfaatkan elemen paling unik dalam padel: dinding kaca di sekeliling lapangan.
1. Sistem Perhitungan Poin: Adopsi Total dari Tenis
Bagi Anda yang sudah familier dengan olahraga tenis, Anda beruntung. Padel mengadopsi sistem perhitungan skor yang persis sama. Jika Anda belum tahu, berikut adalah hierarki perolehan poin dalam satu game (gim):
- 0 Poin: Disebut dengan istilah Love.
- Poin ke-1: Bernilai 15.
- Poin ke-2: Bernilai 30.
- Poin ke-3: Bernilai 40.
- Poin ke-4: Gim selesai (jika selisih dua poin dari lawan).
Kondisi Khusus (Deuce & Golden Point)
Jika kedua pasang pemain sama-sama mencapai poin 40-40, kondisi ini disebut Deuce. Dalam aturan tradisional, pemain harus merebut dua poin beruntun (Advantage lalu Game) untuk menang.
Tips Taktis Modern
Banyak turnamen padel saat ini menggunakan sistem Gold Point (No-Ad). Jika terjadi Deuce, gim langsung ditentukan oleh satu poin terakhir. Pasangan penerima servis berhak memilih di sisi lapangan mana lawan harus melepaskan servis.
2. Syarat Memenangkan Set dan Pertandingan
Sama seperti tenis, pertandingan padel umumnya dimainkan dalam format Best of Three Sets (siapa cepat merebut 2 set, dialah pemenangnya).
- Memenangkan 1 Set: Anda harus memenangkan minimal 6 gim terlebih dahulu.
- Aturan Selisih Dua (Margin of Two): Anda harus menang dengan skor seperti 6-4 atau 6-3. Jika skor imbang 5-5, babak dilanjutkan hingga salah satu mencapai angka 7 (misal 7-5).
- Tie-Break (Skor 6-6): Jika gim kembar di angka 6-6, set akan ditentukan melalui babak Tie-Break. Di babak ini, perhitungan skor berubah menjadi angka normal (1, 2, 3, dst.). Pasangan pertama yang mencapai 7 poin (dengan selisih minimal 2 poin) keluar sebagai pemenang set tersebut dengan skor total 7-6.
3. Adaptasi Aturan Dinding Kaca: Senjata Taktis Padel
Inilah elemen yang membedakan padel dengan olahraga raket lainnya. Lapangan padel dikelilingi oleh dinding kaca dan pagar besi.
Memahami cara kerja pantulan ini merupakan kunci dari para pemain pemula menuju pemain taktis.
Prinsip Dasar Pantulan Bola
Bola yang dipukul oleh lawan wajib memantul satu kali di area lantai lapangan Anda sebelum boleh mengenai dinding kaca atau pagar besi.
Jika bola langsung mengenai kaca/pagar tanpa memantul di lantai terlebih dahulu, bola dinyatakan out (poin untuk Anda).
Memainkan Bola Setelah Memantul di Kaca
Setelah bola lawan memantul di lantai Anda lalu membentur dinding kaca, bola tersebut masih aktif! Anda boleh memukulnya kembali sebelum bola tersebut jatuh menyentuh lantai untuk kedua kalinya.
Trik Memanfaatkan Kaca Sendiri (Boast Shot)
Saat Anda terdesak dan posisi tubuh membelakangi net, Anda diizinkan memukul bola dengan kencang ke arah dinding kaca Anda sendiri agar bola tersebut memantul melewati net menuju ke area lawan.
Ingat, trik ini hanya berlaku untuk dinding kaca, Anda tidak boleh memukul bola ke arah pagar besi Anda sendiri.
Padel adalah olahraga yang sangat mengandalkan penempatan bola (placement) dan kesabaran, bukan sekadar kekuatan pukulan. Pada awalnya, refleks Anda mungkin akan bingung saat bola melewati tubuh dan membentur kaca di belakang Anda.
Namun, begitu Anda memahami ritme pantulannya dan menguasai hitungan poinnya, padel akan menjadi olahraga yang sangat adiktif. Masuki lapangan, nikmati prosesnya, dan jangan takut memanfaatkan dinding di belakang Anda! Selamat bermain!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan