Joachim Low, pelatih timnas Jerman. (photo/REUTERS/FEDERICO GAMBARINI)
INDOZONE.ID - Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFA) kabarnya siap bikin gebrakan baru untuk Timnas Uzbekistan jelang Piala Dunia 2026 bergulir.
Kabarnya, federasi sepak bola mereka berencana untuk merekrut Joachim Low untuk menjadi pelatih Timnas Uzbekistan untuk Piala Dunia 2026.
Diketahui, sejak mundur sebagai pelatih Jerman pada 2021 lalu, Low belum lagi melatih tim manapun. Namun, masih ada kemungkinan bagi Joachim Loew kembali ke dunia kepelatihan jika ada proyek Internasional besar.
Dari hal itu, menurut laporan media Uzbekistan, UZ Daily yang dikutip pada Selasa (15/7/2025), federasi sepak bola Uzbekistan kabarnya telah melakukan negosiasi dengan mantan pelatih yang membawa Jerman juara Piala Dunia 2014 itu.
Skuad Timnas Uzbekistan (Instagram @uzbekistanfa)
Menurut sejumlah laporan, jika nantinya Joachim Low menerima tawaran untuk melatih Timnas Uzbekistan, ada kemungkinan bahwa pelatih tim berjuluk White Lions saat ini, Timur Kapadze diharapkan akan bergabung dengan staf kepelatihan pelatih asal Jerman itu.
Uzbekistan sendiri telah memastikan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kesuksesan tersebut tentunya tidak terlepas dari tangan dingin Timur Kapadze.
Uzbekistan sendiri memastikan tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 usai mereka menempati posisi runner-up Grup A putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di bawa Iran yang menempati peringkat pertama.
Keberhasilan tersebut tentunya menjadi puncak dari kebangkitan sepak bola Uzbekistan melalui pembinaan pemain muda yang konsisten.
Namun, federasi sepak bola mereka tentunya ingin Abdukodir Khusanov dan kolega bisa melangkah jauh di Piala Dunia 2026, maka dari itu mereka ingin mendatangkan Joachim Low sebagai pelatih mereka.
Apalagi, pelatih berusia 65 tahun itu memiliki rekam jejak yang cukup bagus saat menukangi Timnas Jerman selama 15 tahun dari tahun 2006 hingga 2021 lalu.
Selama melatih Der Panzer, ia mampu membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 dengan mengalahkan Argentina di final, kemudian menjadi runner-up Euro 2008 dan menempati peringkat ketiga di Piala Dunia 2010 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uzdaily.uz