Emiliano Martinez saat bermain di Aston Villa (REUTERS/Andrew Boyers)
INDOZONE.ID - Manchester United mencoba mendatangkan Emiliano Martinez dari Aston Villa dengan status pinjaman.
Rencana ini diambil menyusul performa Andre Onana yang tidak konsisten di musim lalu. Kiper utama Setan Merah itu juga dikabarkan mengalami cedera hamstring dan diperkirakan harus absen di awal musim Premier League 2025/26.
Ruben Amorim disebut menjadikan Martinez sebagai target utama untuk memperkuat sektor penjaga gawang Manchester United.
Baca juga: Onana Tak Memenuhi Ekspektasi, Manchester United Mulai Bidik Kiper Muda Atalanta
Namun, niat tersebut langsung mendapat penolakan dari Aston Villa. Klub asal Birmingham itu menegaskan, tidak ingin melepas kiper utamanya hanya dengan status pinjaman.
Menurut laporan dari Daily Mail, pendekatan yang dilakukan Manchester United pada akhir pekan lalu berujung pada kegagalan.
Aston Villa bersikap tegas mempertahankan pemain penting mereka, di tengah persiapan musim baru.
Sebelumnya, sempat muncul spekulasi bahwa, Emiliano Martinez mungkin dilepas karena pertimbangan masalah keuangan klub.
Villa kabarnya tengah menyeimbangkan neraca keuangan dan terbuka terhadap penawaran yang masuk, terutama untuk pemain dengan nilai tinggi.
Martinez sudah lama masuk radar Manchester United. Kiper berusia 32 tahun itu dikabarkan tertarik pindah ke Manchester United jika kesepakatan bisa tercapai.
Baca juga: Emiliano Martinez Tawarkan Dirinya ke Mancester United, Kesempatan Emas Gantikan Andre Onana?
United disebut siap membayar sekitar £40 juta atau setara dengan Rp883 miliar untuk memboyongnya secara permanen.
Menariknya, Martinez juga sempat menolak tawaran menggiurkan dari Liga Pro Saudi pada awal musim panas ini. Ia memilih tetap bermain di Eropa ketimbang hijrah demi keuntungan finansial semata.
Emiliano Martinez meraih penghargaan kiper terbaik Piala Dunia 2022. (REUTERS/Carl Recine)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail UK