Emil Audero saat bermain bersama Timnas Indonesia. (Instagram/emil_audero)
INDOZONE.ID - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, dikabarkan akan melanjutkan kariernya di Serie A usai disebut segera mencapai kesepakatan dengan tim promosi, Cremonese.
Emil Audero tengah mencari tim yang bisa memberikan menit bermain reguler pada bursa transfer musim panas 2025. Pada musim lalu, ia hanya menjadi ban serep dari Pepe Reina di Como.
Bahkan, Emil harus dipinjamkan ke klub Serie B, Palermo, pada jendela transfer Januari lalu. Emil sebenarnya tampil cukup apik bersama Palermo dengan torehan 3 cleansheets dalam 15 penampilannya.
Tak cuma itu, Emil pun hampir membawa Palermo promosi ke Serie A andaikan tidak kalah atas Juve Stabia di laga pembuka playoff promosi.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Tentang Hugo Ekitike, Sang 'Mesin Gol' Baru di Liverpool
Emil Audero saat membela Como 1907 (Instagram/@emil_audero)
Palermo sempat berencana mempermanenkan kiper kelahiran Mataram itu, tapi gaji besar Emil di Como menjadi kendala. Ujungnya, mereka mundur untuk mendatangkan mantan kiper Sampdoria itu.
Tak hanya Palermo, Juventus pun tertarik untuk memulangkan Emil untuk jadi pelapis Michele Di Gregorio, sekaligus mengantisipasi kepergian Mattia Perin pada bursa transfer musim panas ini.
Namun, menurut laporan terbaru dari jurnalis kenamaan Italia, Gianluca Di Marzio, klub promosi Serie A, Cremonese, tertarik untuk mendatangkan Emil pada musim panas ini.
Kabarnya, sang kiper hampir mencapai kesepakatan dengan klub berjuluk La Cremo itu. Pihak Cremonese dan Como tengah melangsungkan negosiasi perihal masa depan mantan kiper muda Juventus itu.
Baca juga: Sempat Ada Niat Jajal Liga 1, Ruben Rodrigues Akhirnya Gabung dengan Klub Liga Brazil EC Vitoria
Apalagi, nama Emil juga tidak masuk ke dalam skuad Como untuk laga persahabatan melawan Al Ahli. Tentu saja, itu membuat spekulasi Emil hengkang dari Como makin mencuat.
Jika kesepakatan antara Emil dan Cremonese jadi kenyataan, kiper Timnas Indonesia itu akan satu tim dengan Romano Mussolini, yang merupakan cicit dari tokoh fasis Italia Benito Mussolini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gianluca Di Marzio