Mees Hilgers saat di FC Twente. (Dok. FC Twente)
INDOZONE.ID - Direktur Teknik FC Twente Jan Streuer beri ultimatum kepada Mees Hilgers, untuk perpanjang kontraknya bersama klub jika bek Timnas Indonesia itu masih ingin bermain di tim utama pada musim ini.
Diketahui, Mees Hilgers sebelumnya mengatakan ingin hengkang dari FC Twente pada bursa transfer musim panas 2025. Sejumlah klub besar pun dirumorkan tertarik untuk mendatangkan bek berusia 24 tahun itu.
Klub-klub, seperti Ajax Amsterdam, PSV Eindhoven, Feyenoord, hingga Valencia dikabarkan tertarik untuk mendatangkan bek berdarah Manado itu.
Ketertarikan klub-klub tersebut karena pemain kelahiran Amersfoort, Belanda itu mampu menunjukkan performa apiknya di lini pertahanan klub berjuluk The Tukkers tersebut.
Bahkan, Hilgers sendiri juga dikabarkan menjadi incaran klub Premier League, Crystal Palace, pada musim panas ini. Akan tetapi, kabar tersebut masih belum ada kejelasannya.
Baca juga: Hasil Piala Liga Inggris: 4 Tim Premier League Angkat Koper Lebih Dulu!
Mees Hilgers saat Timnas Indonesia lawan Australia. (Instagram/@meeshilgerss)
Agen Mees Hilgers juga sempat mengatakan kliennya akan mendapatkan klub baru pada 1 Agustus 2025 lalu. Akann tetapi, hingga saat ini, pemain yang memiliki marga Tombeng itu belum mendapatkan klub baru.
Oleh karena itu, FC Twente geram sehingga memutuskan tidak memasukkan nama Mees Hilgers ke dalam daftar susunan pemain klub asal Enschede itu dalam tiga pertandingan awal Eredivisie musim ini.
Bahkan, ultimatum kepada Mees Hilgers untuk segera perpanjang kontraknya bersama FC Twente dikeluarkan oleh Streuer, jika masih ingin bermain di tim utama.
Selain itu, Streuer juga membeberkan, alasannya tak masukkan nama Hilgers ke dalam daftar susunan pemain FC Twente. Menurutnya, itu karena bek berpostur 185cm itu tak lagi menjadi prioritas FC Twente sehingga harus segera menemukan klub baru.
"Hilgers sudah beberapa kali menyebut ingin mengambil langkah baru. Itu hal yang wajar. Dia sudah cukup lama di FC Twente, jadi ambisi untuk naik level memang bisa dimengerti," ujar Jan Streuer, dikutip dari media Belanda, Voetbaltijd, Rabu (27/8/2025).
"Kalau hanya menunggu Hilgers, kami bisa-bisa tidak punya pengganti di lini belakang. Jadi kami pilih lebih dulu mendatangkan pemain, lalu menunggu Hilgers menemukan klub baru. Bagi dia situasinya tidak mudah, sebab posisi bek tengah sudah cukup terisi," ujar pria berusia 71 tahun itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Voetbaltijd