PEmain PSM Makassar (Instagram @psmmakassar).
INDOZONE.ID - Manajemen PSM Makassar bergerak cepat mencari sosok pengganti Bernardo Tavares yang resmi berpisah dengan tim beberapa waktu lalu.
Klub berjuluk Juku Eja itu memastikan pelatih anyar yang akan datang berasal dari luar negeri dan belum pernah berkarier di kompetisi Indonesia.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan manajemen dalam membangun kembali struktur tim usai perubahan di kursi pelatih kepala.
Pihak klub menilai, pelatih baru nantinya tak hanya harus berpengalaman di level internasional, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan karakter permainan PSM yang selama ini dikenal agresif dan cepat.
Baca juga: Arema FC Jadi Lawan Pertama Ahmad Amiruddin Usai Gantikan Tavares di PSM Makassar
Sumber internal klub mengungkapkan, pelatih asal Amerika Latin—khususnya Brasil—menjadi salah satu opsi yang paling realistis.
Alasannya, sebagian besar pemain asing PSM saat ini juga berasal dari Negeri Samba, sehingga diharapkan komunikasi dan pemahaman antar pemain lebih mudah terjalin.
“Gaya permainan pelatih Brasil yang mengandalkan teknik dan serangan cepat sangat cocok dengan karakter yang ingin dikembangkan tim ke depan,” ujar Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, saat ditemui di Stadion Kalegowa, Jumat (10/10/2025).
Ia menyebut, manajemen sudah mengantongi beberapa nama calon pelatih yang seluruhnya berasal dari luar negeri. Namun, belum ada yang pernah melatih klub di Indonesia.
“Sudah ada beberapa nama di daftar kami. Semuanya pelatih asing, dan belum satu pun punya pengalaman di sepak bola Indonesia,” kata Sulaiman.
Baca juga: PSM Makassar Tunjuk Ahmad Amiruddin Jadi Carateker Gantikan Bernardo Tavares
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengumuman resmi pelatih kepala baru akan dilakukan setelah masa kerja pelatih interim Ahmad Amiruddin berakhir.
Mantan asisten pelatih PSM itu akan memimpin tim sementara mulai 18 Oktober 2025.
Dengan masa tugas sekitar 30 hari, manajemen diperkirakan akan memperkenalkan pelatih baru usai laga melawan Madura United.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan