INDOZONE.ID - Musim 2025 seharusnya menjadi tahun penobatan bintang baru, Oscar Piastri.
Tapi, seperti kata pepatah, roda itu berputar. Mimpi indah pembalap McLaren asal Australia itu kini berubah jadi mimpi buruk, dan harapan juaranya yang terlihat begitu kokoh, kini ambyar berantakan.
Situasi makin panas ketika mantan tim prinsipal Haas, Guenther Steiner, ikut angkat bicara.
Dengan gaya blak-blakan-nya yang khas, Steiner memberi saran yang cukup mengejutkan.
Jika Piastri gagal mengunci gelar juara dunia tahun ini, ia seharusnya mempertimbangkan untuk cabut alias hengkang dari McLaren.
Baca juga: Media Irlandia: PSSI Lirik Islandia Heimir Hallgrímsson untuk Tangani Timnas Indonesia
Lho, kok bisa sampai segitunya? Bukannya Piastri dan McLaren lagi mesra-mesranya?
Untuk memahami konteks saran "sadis" dari Steiner, kita perlu flashback sedikit.
Performa Oscar Piastri di sebagian besar musim 2025 benar-benar di luar nalar.
Piastri sukses memimpin klasemen pembalap selama 15 seri balapan. Ia terlihat sangat dominan, matang, dan nyaris tanpa cela.
Puncaknya adalah setelah kemenangannya di Grand Prix Belanda pada akhir Agustus lalu.
Baca juga: Siap Menuju Qatar, Roberto Mancini Terima Tawaran Kontrak Jangka Panjang dari Al Sadd
Saat itu, Piastri gagah di puncak dengan keunggulan 34 poin dari rekan setim sekaligus rival terdekatnya, Lando Norris.
Semua orang, dari fans hingga pakar, sudah hampir yakin gelar juara dunia akan jatuh ke tangannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Podcast The Red Flags